get app
inews
Aa Text
Read Next : Hasil Lengkap Liga Italia, Tembok Emil Audero Runtuh di Detik Akhir

John Herdman Diharapkan Putus Kutukan Runner-up Timnas Indonesia di AFF

Senin, 19 Januari 2026 | 12:16 WIB
header img
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, Foto: istimewa

JAKARTA, iNewsBekasi.id- Piala AFF 2026 dinilai menjadi momentum krusial bagi Timnas Indonesia untuk menghapus cap spesialis runner-up yang selama ini melekat dalam sejarah sepak bola nasional. Ajang dua tahunan Asia Tenggara tersebut kembali menghadirkan peluang besar bagi Skuad Garuda untuk meraih gelar juara pertamanya.

Pengamat sepak bola nasional Kesit Budi Handoyo menilai Piala AFF 2026 sebagai kesempatan emas bagi Timnas Indonesia untuk akhirnya mengangkat trofi yang selama ini selalu luput dari genggaman.

Sepanjang sejarah Piala AFF, Timnas Indonesia belum pernah meraih gelar juara. Skuad Merah Putih justru identik dengan status finalis setelah enam kali melangkah ke partai puncak tanpa satu pun berakhir dengan trofi.

Situasi tersebut membuat Piala AFF 2026 mendapat sorotan besar dari publik sepak bola Tanah Air. Harapan tinggi kini tertuju kepada pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, yang diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam prestasi tim.

“Menurut saya, AFF 2026 ini seharusnya bisa jadi pembuktian kalau Indonesia bukan spesialis runner-up,” kata Kesit kepada iNews Media Group, Minggu (18/1/2026).

Kesit menilai peluang juara Timnas Indonesia akan sangat terbuka apabila kekuatan terbaik diturunkan, seperti komposisi pemain yang tampil pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dengan materi tersebut, level permainan Indonesia dinilai berada di atas mayoritas rival di kawasan ASEAN.

“Jika Indonesia tampil dengan kekuatan penuh berisikan pemain yang membela timnas di ajang kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu, rasanya kans menembus final dan merebut juara sangat besar,” terangnya.

Meski demikian, Kesit juga menyoroti potensi kendala yang bisa dihadapi Timnas Indonesia. Pasalnya, Piala AFF tidak masuk kalender resmi FIFA, sehingga berpeluang menyulitkan John Herdman dalam memanggil pemain diaspora yang berkarier di luar negeri.

“Tapi kalau Herdman lebih mengandalkan pemain-pemain lokal minus diaspora, perjuangan menembus final akan jauh lebih berat,” sambungnya.

Kendati demikian, Kesit menilai target juara Piala AFF 2026 tetap realistis. Rekam jejak enam kali tampil di final membuat Timnas Indonesia tetap dipandang sebagai salah satu kekuatan utama di Asia Tenggara.

“Target untuk juara AFF masih realistis. Kita kan pernah enam kali finalis. Indonesia tetap dipandang sebagai tim favorit. Jadi bukan berlebihan kalau Timnas Indonesia ditargetkan juara AFF,” ucap Kesit.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut