get app
inews
Aa Text
Read Next : Eks Menag Gus Yaqut Diperiksa KPK Hari Ini, Kasus Korupsi Kuota Haji

Kapan Sidang Isbat Awal Ramadhan 2026? Begini Mekanisme Penetapan Awal Puasa

Selasa, 17 Februari 2026 | 06:21 WIB
header img
Kemenag akan menggelar sidang isbat penentuan 1 Ramadhan 1447 H pada Selasa (17/2/2026). (Foto Dok. Mushaful Imam).

BEKASI, iNewsBekasi.id - Kapan Sidang Isbat Awal Ramadhan 2026? Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penentuan 1 Ramadan 1447 H pada Selasa (17/2/2026). Sebanyak 96 titik di seluruh Indonesia ditetapkan sebagai tempat pemantauan hilal atau rukyatul hilal.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad mengatakan hasil pemantauan hilal akan dibahas secara bersama dalam sidang isbat awal Ramadhan 1447 H di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag, Jakarta Pusat.

“Sidang isbat mempertemukan data hisab dengan hasil rukyatul hilal. Pemerintah berupaya memastikan penetapan awal Ramadan dilakukan secara ilmiah, transparan, dan melibatkan seluruh unsur terkait,” ujar Abu Rokhmad dikutip dari laman MUI, Senin (16/2/2026). 

Dia mengungkapkan berdasarkan perhitungan hisab, ijtimak atau konjungsi menjelang Ramadhan 1447 H terjadi pada 17 Februari 2026 pukul 19.01 WIB. 

Posisi hilal saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berada di bawah ufuk, dengan ketinggian berkisar -2 derajat 24 menit 42 detik hingga -0 derajat 58 menit 47 detik, serta sudut elongasi 0 derajat 56 menit 23 detik hingga 1 derajat 53 menit 36 detik.

Abu Rokhmad menyatakan kriteria visibilitas yang digunakan Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dengan sudut elongasi minimal 6,4 derajat, sehingga data tersebut menunjukkan hilal belum memenuhi syarat terlihat secara teoritis. 

Untuk melengkapi data hisab, Kemenag melaksanakan rukyatul hilal di 96 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Pengamatan ini dilakukan oleh kantor wilayah Kemenag provinsi dan kantor Kemenag kabupaten/kota bekerja sama dengan pengadilan agama, ormas Islam, serta instansi terkait lainnya. Hasil rukyat dari seluruh titik tersebut menjadi bahan utama pembahasan dalam sidang isbat.

Abu Rokhmad mengatakan keputusan akhir penetapan 1 Ramadhan 1447 H akan diumumkan secara resmi usai sidang selesai melalui konferensi pers.

“Hasil hisab dan rukyat akan kami bahas bersama. Keputusan akhir disampaikan kepada masyarakat agar menjadi pedoman bersama umat Islam di Indonesia,” ucap dia.

Editor : Tedy Ahmad

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut