2 Bus Transjakarta Tabrakan di Jalur Layang Cipulir, 24 Penumpang Luka
JAKARTA, iNewsBekasi.id – Kecelakaan adu banteng melibatkan dua bus Transjakarta terjadi di jalur layang Koridor 13 kawasan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (23/2/2026). Akibat insiden tersebut, sebanyak 24 orang penumpang mengalami luka-luka, bahkan dua di antaranya dilaporkan mengalami patah tulang.
Peristiwa kecelakaan bus Transjakarta ini terjadi di jalur langit halte Cipulir. Benturan keras membuat bagian depan kedua bus ringsek dan sejumlah penumpang berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani menjelaskan seluruh korban luka telah mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit.
“Para penumpang yang luka dirawat di RS Sari Asih Ciledug, dan Bakti Mulya Slipi, 2 orang di antaranya mengalami patah tulang dirawat di RS Sari Asih Ciledug, korban MD (Meninggal dunia) tidak ada," ucap Ojo, Senin (23/2/2026).
Ia memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan bus Transjakarta di Cipulir tersebut.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat kondisi kedua bus mengalami kerusakan parah di bagian depan. Beberapa penumpang tampak mengalami luka ringan dan langsung dievakuasi petugas ke halte terdekat.
Insiden ini sontak menjadi perhatian publik karena terjadi di jalur layang khusus bus rapid transit (BRT) yang seharusnya steril dari kendaraan lain.
Terpisah, Kepala Departemen Humas & CSR Transjakarta, Ayu Wardhani menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang melibatkan bus operator BMP 263 dan MYS 17100 tersebut.
“Fokus utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan pelanggan. Petugas telah melakukan evakuasi cepat ke halte terdekat, dan pelanggan yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan,” kata dia dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).
Ia menambahkan, penyebab kecelakaan dua bus Transjakarta di jalur layang Cipulir itu masih dalam proses investigasi.
“Transjakarta berkomitmen penuh untuk menangani situasi ini secara cepat dan profesional demi keamanan seluruh pelanggan,” ujar dia.
Hingga kini, pihak kepolisian bersama manajemen Transjakarta masih mendalami penyebab pasti tabrakan di Koridor 13 tersebut.
Editor : Wahab Firmansyah