10 Titik di Bekasi Terendam Banjir, Jatiasih Paling Parah Air Capai 1,9 Meter
BEKASI, iNewsBekasi.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Bekasi sejak Sabtu (7/3/2026) malam menyebabkan sejumlah wilayah kembali dilanda banjir. Hingga Minggu (8/3/2026) pagi, sedikitnya 10 titik banjir di enam kecamatan dilaporkan terendam dengan ketinggian air bervariasi, bahkan mencapai hampir dua meter di wilayah Jatiasih.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, banjir terjadi di Kecamatan Mustikajaya, Pondok Gede, Pondok Melati, Jatiasih, Rawalumbu, dan Bekasi Barat.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sejak Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WIB hingga Minggu pagi, sehingga menyebabkan sejumlah kawasan permukiman warga tergenang air.
“Hujan deras yang terjadi pada Sabtu malam hingga pagi ini menyebabkan beberapa genangan di sejumlah wilayah Kota Bekasi,” kata Idham kepada Hallonews, Minggu (8/3/2026).
Di Kecamatan Mustikajaya, banjir merendam kawasan Perumahan Mutiara Gading Timur dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter.
Sementara itu di Kecamatan Pondok Gede, terdapat tiga titik banjir. Salah satunya berada di Jalan Kenanga VI RT 14 RW 15 Kompleks Duta Indah, Kelurahan Jatimakmur. Selain itu, genangan juga terjadi di Perumahan Jatibening Permai dengan ketinggian air sekitar satu meter.
Banjir paling tinggi tercatat di Kompleks Dosen IKIP Jati Kramat, Kecamatan Jatiasih. Di kawasan ini, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 190 sentimeter setelah Kali Cakung meluap akibat hujan deras.
Menurut Idham, petugas telah menyiagakan pompa air untuk mempercepat proses penurunan debit air di lokasi tersebut.
“Saat ini ada dua pompa air aktif di lokasi dan tim juga standby. Kami juga mendapat bantuan satu unit pompa besar dari BBWSCC untuk mempercepat pengurangan air di Perumahan Dosen IKIP,” ungkapnya.
Selain itu, banjir juga merendam Perumahan Bumi Nasio Indah di Jatiasih dengan ketinggian air sekitar 60 sentimeter.
Editor : Wahab Firmansyah