get app
inews
Aa Text
Read Next : Detik-detik Gunung Semeru Meletus, Waspadai Wedhus Gembel

Gunung Semeru Meletus, Luncurkan Abu Setinggi 1.000 Meter

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:38 WIB
header img
Gunung Semeru mengalami erupsi pada Sabtu (14/3/2026) pagi. Foto: PVMBG

LUMAJANG, iNewsBekasi.id – Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meningkat setelah gunung tertinggi di Pulau Jawa itu mengalami erupsi pada Sabtu (14/3/2026) pagi. Letusan terjadi sekira pukul 05.30 WIB dengan kolom abu yang terpantau membumbung hingga sekira 1.000 meter di atas puncak.

Informasi tersebut disampaikan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui laporan resmi aktivitas gunung api.

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sementara ini ± 2 menit 1 detik,” tulis PVMBG dikutip Sabtu (14/2/2026).

PVMBG juga menyebutkan bahwa erupsi masih berlangsung saat laporan sedang disusun. Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III Siaga. Pihak berwenang mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sejumlah kawasan rawan bencana di sekitar gunung tersebut.

PVMBG merekomendasikan masyarakat untuk tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang aliran Besuk Kobokan hingga jarak 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Selain itu, masyarakat juga diminta menghindari aktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Area tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas maupun aliran lahar hingga jarak sekitar 17 kilometer dari puncak.

PVMBG juga mengingatkan warga agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Kawasan tersebut rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar saat terjadi erupsi.

Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, serta aliran lahar di sepanjang sungai yang berhulu di puncak Semeru.

Beberapa wilayah aliran sungai yang perlu diwaspadai antara lain Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Selain itu, lahar juga berpotensi terjadi di anak-anak sungai yang terhubung dengan Besuk Kobokan.

Pihak berwenang mengimbau warga untuk terus mengikuti informasi resmi dari PVMBG serta aparat setempat guna menghindari risiko bencana akibat aktivitas vulkanis Gunung Semeru.

Editor : Tedy Ahmad

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut