BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Saat Puncak Mudik, Jalur Pantura Bekasi Rawan Banjir 17–18 Maret
Sementara itu, Polres Metro Bekasi memprediksi arus mudik Lebaran 2026 akan terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama telah mulai terjadi sejak Jumat (13/3/2026), seiring dimulainya libur sekolah serta penerapan kebijakan work from anywhere (WFA).
Gelombang pertama ini diperkirakan didominasi oleh orang tua siswa, pekerja yang telah memperoleh cuti lebih awal, serta aparatur sipil negara yang memanfaatkan kebijakan WFA.
Adapun gelombang kedua diprediksi mencapai puncaknya pada Selasa (17/3/2026) hingga Rabu (18/3/2026), menjelang Hari Raya Idulfitri.
Untuk mengantisipasi potensi keadaan darurat selama periode mudik dan arus balik, BPBD Kabupaten Bekasi telah menyiapkan Posko Kolaborasi Arus Mudik dan Arus Balik Idul Fitri 1447 Hijriah yang beroperasi mulai 15 hingga 28 Maret 2026.
Posko utama berada di Markas Komando BPBD, sementara Posko Kolaborasi didirikan di halaman Gedung Juang dan terintegrasi dengan Posko Operasi Ketupat Jaya milik Polres Metro Bekasi.
Posko ini melibatkan berbagai unsur lintas instansi, antara lain Polres Metro Bekasi, Kodim 0509, Kementerian PUPR, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Basarnas, PMI hingga Pramuka.
Selain itu, posko khusus relawan kebencanaan juga didirikan di halaman Kantor Dinas Pemadam Kebakaran.
“Posko ini menjadi pusat koordinasi lintas instansi untuk pemantauan, pelayanan, serta respons cepat jika terjadi keadaan darurat selama periode mudik Lebaran,” tandasnya.
Editor : Wahab Firmansyah