Lengkap! Niat dan Tata Cara Salat Idulfitri Beserta Doanya
BEKASI, iNewsBekasi.id – Salat Idulfitri beserta tata caranya penting diketahui umat Islam, terutama menjelang pelaksanaan salat Ied. Pemahaman yang benar akan membantu ibadah berjalan sesuai tuntunan syariat.
Dalam hadis, tidak ditemukan lafaz khusus niat salat Idulfitri. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat melaksanakan ibadah dengan niat dalam hati tanpa dilafazkan.
Syaikh Wahbah Az Zuhaili dalam kitab Fiqih Islam wa Adillatuhu menjelaskan bahwa seluruh ulama sepakat tempat niat adalah di hati. Melafazkan niat bukan syarat sah, namun menurut jumhur ulama hukumnya sunnah karena membantu menghadirkan niat.
Sementara itu, mazhab Maliki berpendapat bahwa yang terbaik adalah tidak melafazkan niat karena tidak berasal dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam.
Meski demikian, berikut lafaz niat yang umum diajarkan:
اُصَلِّى سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا للهِ تَعَالَى
Usholli sunnatan ‘iidil fithri rok’ataini ma’muuman lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Saya niat salat sunnah Idulfitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
اُصَلِّى سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا للهِ تَعَالَى
Usholli sunnatan ‘iidil fithri rok’ataini imaaman lillaahi ta’aalaa
Artinya: “Saya niat salat sunnah Idulfitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Salat Idulfitri dilaksanakan sebanyak dua rakaat dan tidak menggunakan adzan maupun iqamah. Pelaksanaannya dianjurkan di lapangan terbuka selama tidak ada halangan seperti hujan.
1. Membaca niat
2. Melakukan takbiratul ihram 3. Melakukan takbiratul ihram tambahan (7x)
4. Membaca surat Al Fatihah 5. Membaca surat pilihan (dianjurkan surat al-A’la)
6. Rukuk, I’tidal, Sujud, Duduk di antara dua sujud, Sujud
7. Berdiri untuk rakaat kedua 8. Melakukan takbiratul ihram (5x)
9. Membaca surat Al Fatihah 10. Membaca surat pilihan (dianjurkan surat al-Ghasyiyah)
11. Rukuk, I’tidal, Sujud, Duduk di antara dua sujud, Sujud
12. Tasyahud
13. Salam
Setelah salat, jamaah dianjurkan tetap berada di tempat untuk mendengarkan khutbah Idulfitri yang biasanya berlangsung sekitar 10–15 menit dengan tema seputar hari kemenangan.
Salah satu doa yang sering dibaca saat Idulfitri adalah:
تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ وَجَعَلَنَا اللهُ وَاِيَّاكُمْ مِنَ الْعَاءِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ وَالْمَقْبُوْلِيْنَ كُلُّ عاَمٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ
Taqabbalallaahi minnaa wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin wal maqbuulin kullu ‘aamin wa antum bi khair.
Artinya: “Semoga Allah menerima (amal ibadah) kami dan kamu. Wahai Allah Yang Maha Mulia, terimalah! Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang kembali, menang, dan diterima amalnya. Setiap tahun semoga kita semua dalam kebaikan.”
Editor : Wahab Firmansyah