Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lapar Tengah Malam di Cikarang? Hotel Ini Buka Room Service 24 Jam
Advertisement . Scroll to see content

Motif Mutilasi Mayat dalam Freezer di Serang Baru Bekasi, Korban Tolak Ajakan Pelaku Mencuri

Rabu, 01 April 2026 | 09:50 WIB
  • author Riyan Rizki Roshali
Motif Mutilasi Mayat dalam Freezer di Serang Baru Bekasi, Korban Tolak Ajakan Pelaku Mencuri
Lokasi pembunuhan terhadap Abdul Hamid yang jasadnya disimpan dalam freezer di Serang Baru, Kabupaten Bekasi. (Foto: Istimewa).

BEKASI, iNewsBekasi.id – Kasus pembunuhan sadis disertai mutilasi terhadap Abdul Hamid (39) di Serang Baru, Kabupaten Bekasi, mulai terungkap. Polisi mengungkap motif di balik aksi keji yang dilakukan oleh dua pelaku, yakni S (27) dan DS alias ANS (24).

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyebut, pembunuhan terjadi karena korban menolak ajakan pelaku untuk melakukan aksi pencurian. Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan bahwa korban dan para pelaku merupakan rekan kerja di sebuah kios ayam geprek yang berada di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru.

“Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian yang satu, yang korban itu diajak untuk melakukan kejahatan tapi menolak. Sehingga yang dua orang membunuh si korban tersebut,” kata Iman, Rabu (1/4/2026).

Lebih lanjut, Iman mengungkapkan bahwa awalnya pelaku berencana mencuri mobil milik bos mereka berinisial ES (32). Namun, rencana tersebut batal karena sistem keamanan di lokasi dinilai cukup ketat.

“Awalnya yang mau diambil itu adalah mobil. Tapi karena ada pengamanan yang cukup lumayan ketat sehingga bergeser ke motor. Namun tetap si korban tidak mau mengikuti kemauan para tersangka. Akhirnya si tersangka membunuh korban tersebut,” ujarnya.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut