Manchester City Abadikan Nama Pep Guardiola di Etihad Stadium, Penghormatan Terakhir The Citizens
BEKASI, iNewsBekasi.id – Manchester City dikabarkan tengah menyiapkan penghormatan khusus bagi Pep Guardiola dengan mengabadikan namanya di Etihad Stadium. Tribun North Stand disebut berpotensi berganti nama menjadi Guardiola Stand sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi besarnya untuk klub.
Rencana itu mencuat menjelang berakhirnya kompetisi Liga Inggris musim 2025-2026. Kabar tersebut juga muncul di tengah isu kuat bahwa Guardiola akan meninggalkan Manchester City pada bursa musim panas tahun ini.
Pelatih asal Spanyol yang kini berusia 55 tahun itu masih akan mendampingi The Citizens dalam dua pertandingan terakhir Premier League menghadapi Bournemouth dan Aston Villa.
Sebelum isu perpisahan mencuat, Guardiola kembali mempersembahkan trofi untuk Manchester City. Ia sukses membawa timnya menjuarai Piala FA usai menundukkan Chelsea FC dengan skor tipis 1-0 di Stadion Wembley.
Meski masih memiliki kontrak tersisa satu musim, sejumlah laporan media Inggris menyebut Guardiola kemungkinan besar memilih hengkang setelah kompetisi berakhir.
Sejak menangani Manchester City pada 2016, Guardiola menjelma sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah klub. Selama hampir satu dekade, ia mempersembahkan total 20 trofi.
Deretan gelar tersebut meliputi enam trofi Premier League, termasuk empat musim beruntun, satu Liga Champions, tiga Piala FA, lima Piala Liga Inggris, serta tiga Community Shield.
Menurut laporan The Sun, North Stand yang baru selesai direnovasi total akan kembali dibuka saat Manchester City menghadapi Aston Villa. Tribun itu disebut menjadi lokasi yang disiapkan untuk penghormatan permanen bagi Guardiola.
Sebelumnya, Manchester City juga telah mengabadikan sejumlah legenda klub lewat pembangunan patung di sekitar stadion. Nama-nama seperti Sergio Agüero, Vincent Kompany, David Silva, hingga Kevin De Bruyne telah lebih dulu mendapat penghormatan serupa.
Namun Guardiola mengaku tidak mengharapkan perlakuan istimewa dari klub yang telah ia latih sejak 2016 tersebut.
“Mereka tidak perlu melakukan apa pun, sungguh,” ujar dia.
“Yang terpenting dalam hidup adalah saat Anda melihat ke belakang dan tersenyum. Ketika saya sudah tua nanti dan mengingat semua kenangan indah, itulah hal paling penting,” tuturnya.
Setelah musim berakhir, Manchester City dijadwalkan menggelar parade bus terbuka di Manchester pada Senin, 25 Mei 2026. Sementara itu, nama Enzo Maresca mulai disebut sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Guardiola musim depan.
Editor: Tedy Ahmad