Erman Suparno Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum PP IPHI Periode 2026-2031
KUTA, iNewsBekasi.id — Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, H Erman Suparno, kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) periode 2026-2031.
Erman ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IPHI dalam Muktamar VIII yang digelar di Kuta, Badung, Bali, Senin (15/6/2026).
Keputusan tersebut diambil setelah seluruh unsur organisasi yang menjadi peserta muktamar menyepakati Erman Suparno untuk melanjutkan kepemimpinannya selama lima tahun ke depan. Untuk melengkapi struktur kepengurusan PP IPHI periode baru ini, ketua umum terpilih selanjutnya akan didampingi oleh tujuh orang anggota tim formatur.
Terpilihnya kembali Erman Suparno sudah diprediksi sebelumnya karena aliran dukungan dari berbagai pengurus daerah terus mengalir menjelang pelaksanaan muktamar. Forum tertinggi yang dihadiri ratusan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia ini mengusung tema “Memperkuat Persaudaraan Haji Menuju IPHI yang Bermartabat, Mandiri, dan Berkhidmat untuk Umat dan Bangsa”.
Dalam pidato sambutannya, Erman Suparno menegaskan bahwa peran IPHI harus lebih luas dari sekadar wadah silaturahmi para alumni haji. Menurutnya, organisasi ini dituntut untuk hadir dan memberikan kontribusi konkret dalam mengawal arah pembangunan nasional.
“IPHI tidak boleh lepas dari kepentingan umat dan bangsa. Selain memperkuat ukhuwah Islamiyah, organisasi ini harus ikut memikirkan pembangunan sosial budaya, sosial ekonomi, hingga pembangunan politik kebangsaan,” ujar Erman.
Erman membeberkan bahwa agenda prioritas PP IPHI ke depan akan difokuskan penuh pada penguatan sektor ekonomi umat, termasuk pengembangan bidang pangan, pertanian, perikanan, peternakan, serta peningkatan kualitas pendidikan. Di samping itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara adopsi teknologi modern dengan penguatan karakter religius masyarakat.
“Pembangunan ekonomi umat, program pangan, pendidikan, dan penguatan moral harus berjalan beriringan. Kemajuan teknologi tidak boleh membuat kita kehilangan nilai-nilai akhlak,” tegasnya.
Dukungan atas visi tersebut juga datang dari Pemerintah Provinsi Bali. Gubernur Bali Wayan Koster, dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Provinsi Bali, I Komang Kusumaedi, menekankan bahwa para haji memegang posisi strategis sebagai figur teladan di tengah masyarakat.
“IPHI diharapkan tidak hanya menjadi organisasi yang mempererat persaudaraan haji, tetapi juga mampu menjadi kekuatan moral dan sosial yang berkontribusi dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta pembangunan bangsa,” demikian sambutan tertulis Gubernur Bali.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar