Rebutan Mondy Tatto, Pemuda Tewas Ditikam Teman Sesama Anak Punk di Cikarang Bekasi
BEKASI, iNewsBekasi.id – Seorang pemuda bernama Faisal Anwar (FA) tewas setelah ditikam oleh teman sesama anak punk di Kampung Lanai, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (27/6/2026) dini hari.
Peristiwa penikaman tersebut diduga dipicu konflik asmara yang melibatkan Dita Restu Amanda alias Mondy Tatto, perempuan punk yang sempat viral di media sosial.
Pelaku penikaman diketahui bernama Darmi alias Donal. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Darmi sebelumnya diketahui menjalin hubungan asmara dengan Mondy Tatto.
Namun belakangan, korban Faisal Anwar disebut memiliki hubungan dekat dengan perempuan tersebut. Bahkan, korban dikabarkan tinggal bersama Mondy di sebuah rumah kontrakan di wilayah Cikarang Barat.
Selama tinggal bersama, Faisal disebut rela membantu memenuhi kebutuhan hidup Mondy, mulai dari mencarikan tempat tinggal hingga menafkahinya. Di kalangan warga juga beredar kabar bahwa Mondy diduga tengah mengandung. Meski demikian, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.
Kedekatan korban dengan Mondy diduga memicu rasa cemburu pelaku. Perselisihan antara Faisal dan Darmi disebut telah berlangsung sejak Jumat (26/6/2026) malam.
Seorang warga berinisial IS (42) mengatakan, keduanya sempat beberapa kali terlibat cekcok di sejumlah lokasi sebelum bentrokan berujung maut di Kampung Lanai.
"Informasinya mereka sempat ribut dari depan Kampung Kalijeruk, kemudian berlanjut ke Wangkal. Menjelang subuh korban diduga ditusuk oleh pelaku," ujar IS dikutip iNews Bekasi pada Senin (29/6/2026).
Akibat luka tusuk yang dideritanya, Faisal tidak berhasil diselamatkan. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses autopsi.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, Iptu Engkus Kusnadi, membenarkan adanya kasus penikaman tersebut. Polisi saat ini masih mengumpulkan keterangan saksi serta mendalami kronologi maupun motif pembunuhan.
"Masih kami dalami. Dugaan sementara dipicu konflik cinta segitiga," ucapnya.
Hingga kini, penyidik masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara utuh kronologi serta memastikan motif di balik kasus pembunuhan yang terjadi di Cikarang Barat tersebut.
Editor: Wahab Firmansyah