get app
inews
Aa Text
Read Next : Plt Bupati Bekasi Evaluasi Dirum Perumda Tirta Bhagasasi, Karyawan Protes Kebijakan Manajemen

Muara Gembong Makin Hijau, 27 Perusahaan di Jababeka Tanam 35.000 Mangrove

Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:54 WIB
header img
Sebanyak 27 perusahaan tenant Kawasan Industri Jababeka menanam 35.000 bibit mangrove di Muara Gembong, Bekasi. Foto/Istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.id – Sebanyak 27 perusahaan tenant Kawasan Industri Jababeka di Cikarang, Kabupaten Bekasi, menanam 35.000 bibit mangrove di kawasan Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia.

Aksi kolaboratif tersebut menjadi bagian dari komitmen dunia industri dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Dengan penanaman tahun ini, jumlah mangrove yang telah ditanam sejak program dimulai pada 2018 kini mencapai 100.000 pohon.

General Manager PT Jababeka Infrastruktur, Ricky Aditya, mengatakan pencapaian tersebut selaras dengan tema Resilient Coasts, Sustainable Impact, yang menegaskan komitmen membangun ketahanan wilayah pesisir dari ancaman abrasi dan dampak perubahan iklim.

"Momentum ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Mangrove Sedunia (International Day for the Conservation of the Mangrove Ecosystem) yang diperingati setiap 26 Juli," kata Ricky kepada wartawan, Jumat (31/7/2026).

Ricky menjelaskan, penanaman 35.000 bibit mangrove di Muara Gembong juga menjadi kontribusi nyata terhadap target nasional penanaman 2 miliar pohon yang terus didorong pemerintah di berbagai kawasan pesisir Indonesia.

Menurutnya, pencapaian tersebut membuktikan bahwa sinergi antara pengelola kawasan industri, tenant, pemerintah, dan masyarakat mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan.

"Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti nyata bahwa kolaborasi antara pengelola kawasan, tenant industri, dan masyarakat pesisir mampu menghasilkan dampak jangka panjang bagi lingkungan," ujarnya.

Keberhasilan penanaman mangrove tahun ini merupakan hasil kerja sama 27 perusahaan tenant Kawasan Industri Jababeka yang berasal dari berbagai sektor, mulai dari manufaktur, farmasi, otomotif hingga consumer goods.

Kolaborasi lintas industri tersebut menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan dapat diwujudkan melalui keterlibatan dunia usaha bersama pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kawasan pesisir.

Selain memberikan manfaat ekologis berupa perlindungan garis pantai dan pemulihan ekosistem mangrove, program ini juga mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

"Pencapaian 100.000 pohon mangrove tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan melalui perlindungan pesisir dan pemulihan ekosistem, tetapi juga mulai menghadirkan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar," ucapnya.

Program penanaman mangrove yang telah berjalan sejak 2018 ini menjadi salah satu bentuk komitmen keberlanjutan Kawasan Industri Jababeka dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut