Ratu Thailand Suthida Terbangkan Jet Tempur Gripen
BANGKOK, iNewsBekasi.id – Ratu Thailand Suthida Bajrasudhabimalalakshana mengikuti program latihan penerbangan jet tempur Gripen. Istri Raja Thailand Maha Vajiralongkorn itu menjalani pelatihan di sekolah penerbangan militer Wing 7, Surat Thani.
Dikutip dari The Nation, Sabtu (22/8/2026), program tersebut berlangsung secara pribadi mulai 20 Agustus hingga 4 September 2026. Ratu Suthida yang kini berusia 48 tahun akan menjalani tahapan pelatihan standar Angkatan Udara Kerajaan Thailand hingga memiliki kemampuan untuk melakukan penerbangan solo.
Selama mengikuti latihan, Ratu Suthida akan mendapat pengawasan langsung dari instruktur penerbangan dan para ahli. Dalam program tersebut, dia menggunakan jet tempur Gripen buatan Swedia.
Jika berhasil menyelesaikan seluruh program, Ratu Suthida akan mencatat sejarah sebagai ratu yang masih berkuasa pertama di dunia yang menerbangkan jet tempur.
Sebelum menjalani latihan menggunakan jet tempur Gripen, Ratu Suthida terlebih dahulu berlatih menggunakan pesawat latih jet L-39 di Sekolah Pelatihan Penerbangan Angkatan Udara Kerajaan Thailand, Distrik Kamphaeng Saen, Nakhon Pathom.
Dia juga telah menyelesaikan sejumlah sesi simulator, termasuk pelatihan di fasilitas Angkatan Udara Kerajaan Thailand di Don Mueang.
Ratu Suthida sebelumnya beberapa kali melakukan kunjungan pribadi ke Wing 7. Pangkalan tersebut merupakan basis operasi utama armada Gripen 39 C/D Thailand. Dalam kunjungan itu, dia mempelajari sistem teknis pesawat sekaligus berdiskusi dengan pilot operasional.
Pengalaman penerbangan militer dan sipil Ratu Suthida juga cukup panjang. Dia telah mengikuti berbagai kursus penerbangan di Angkatan Udara Kerajaan Thailand dan Angkatan Darat Kerajaan Thailand, termasuk pelatihan lanjutan di Jerman.
Pada 8 Desember 2010, Ratu Suthida menyelesaikan Kursus Penerbangan Sipil Angkatan Udara Kerajaan Thailand dengan menerbangkan pesawat Cessna T-41.
Selanjutnya, pada 16 Januari 2011, dia menyelesaikan Kursus Kadet Penerbangan Sayap Tetap Angkatan Darat di Sekolah Penerbangan Angkatan Darat. Dalam pelatihan tersebut, dia kembali menggunakan Cessna T-41.
Kemudian, pada 6 Desember 2012, Ratu Suthida menyelesaikan kursus penerbangan di Sekolah Pelatihan Penerbangan Angkatan Udara Kerajaan Thailand dengan menerbangkan pesawat CT-4E dan PC-9.
Saat menjalani pelatihan di Jerman, Ratu Suthida memperoleh Lisensi Pilot Pribadi untuk menerbangkan sejumlah pesawat, termasuk Cessna 172, Mooney M-20, dan Piper PA-34 Seneca.
Dia juga mengantongi Lisensi Pilot Komersial dengan peringkat tipe Boeing 737 serta kualifikasi teori untuk mendapatkan Lisensi Pilot Transportasi Udara.
Selain itu, Ratu Suthida memperoleh Lisensi Pilot Transportasi Udara dari Otoritas Penerbangan Sipil Thailand. Dia bahkan pernah bertugas sebagai kopilot pesawat Boeing 737-400 dan Boeing 737-800.
Dengan pengalaman tersebut, latihan menerbangkan Gripen menjadi tahapan baru dalam perjalanan penerbangan Ratu Suthida. Jika berhasil melakukan penerbangan solo, pencapaian tersebut akan menjadi catatan penting dalam sejarah keluarga kerajaan Thailand sekaligus dunia penerbangan militer.
Editor : Wahab Firmansyah