Cikarang Jadi Magnet Data Center, PLN Siapkan Pasokan Listrik hingga 200 MW
BEKASI, iNewsBekasi.id- Cikarang, Kabupaten Bekasi, semakin menunjukkan potensinya sebagai salah satu kawasan strategis untuk pengembangan data center di Indonesia. Letaknya yang dekat dengan pusat perekonomian, dukungan kawasan industri, konektivitas telekomunikasi, serta kesiapan infrastruktur dan pasokan listrik menjadi sejumlah faktor yang menarik investasi pusat data berskala besar.
Melihat pertumbuhan tersebut, PT PLN (Persero) UP3 Cikarang terus memperkuat kesiapan layanan ketenagalistrikan guna mendukung perkembangan industri digital di wilayah Cikarang.
Sebagai unit PLN yang memberikan pelayanan langsung kepada pelanggan, PLN UP3 Cikarang berperan dalam berbagai tahapan pemenuhan kebutuhan listrik industri. Mulai dari koordinasi kebutuhan daya, perencanaan penyambungan, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, hingga pendampingan layanan setelah pelanggan mulai beroperasi.
Salah satu proyek yang tengah dipersiapkan adalah ekspansi Hyperscale Data Center milik PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) di Cikarang.
Pengembangan tersebut direncanakan meningkatkan kapasitas data center NeutraDC hingga 200 megawatt (MW). Peningkatan kapasitas ini ditujukan untuk memenuhi pertumbuhan kebutuhan teknologi seperti artificial intelligence (AI), cloud computing, big data, serta berbagai layanan digital lainnya.
Rencana pemenuhan kebutuhan energi tersebut diperkuat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama NeutraDC Group Rakhmad Tunggal Afifuddin, General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin, dan Direktur Utama PLN Electricity Services Susiana Mutia.
Penandatanganan MoU berlangsung di Bandung pada 11 Agustus 2026 dan disaksikan Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) M. Fahrur Rozy.
Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, mengatakan listrik menjadi fondasi utama dalam perkembangan industri data center.
“Pertumbuhan artificial intelligence, cloud computing, big data, dan berbagai layanan digital telah mendorong perkembangan industri data center secara sangat cepat. Di balik perkembangan ekosistem digital tersebut, terdapat satu kebutuhan yang sangat fundamental, yaitu ketersediaan listrik dalam skala besar yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujar Fahrur Rozy dalam keterangannya pada Jumat (28/8/2026).
General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin menyampaikan bahwa meningkatnya kebutuhan listrik dari industri data center menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan investasi dan ekonomi digital di Jawa Barat.
Namun, kebutuhan daya dalam skala besar tersebut harus diikuti dengan perencanaan sistem kelistrikan dan pembangunan infrastruktur yang matang.
“Bagi industri strategis, terutama sektor data center dan teknologi, listrik bukan sekadar utilitas pendukung, tetapi menjadi bagian utama dari keberlangsungan bisnis. Oleh karena itu, keandalan, kecukupan daya, kualitas pasokan, serta kepastian waktu energize menjadi aspek yang sangat penting,” ujar Joharifin.
Sementara itu, Direktur Utama NeutraDC Group Rakhmad Tunggal Afifuddin mengatakan kesiapan energi menjadi salah satu bagian penting dalam strategi pengembangan infrastruktur digital perusahaan.
“Bagi kami di NeutraDC, ekspansi ini bukan sekadar menambah kapasitas data center. Kami sedang mempersiapkan infrastruktur yang dibutuhkan Indonesia untuk tumbuh di era AI. Karena itu, kesiapan energi menjadi bagian yang sangat penting dari strategi ekspansi kami,” ujar Rakhmad.
Pejabat Pelaksana Harian (PLH) Manager PLN UP3 Cikarang Emi Murniasyi menilai perkembangan industri data center semakin memperkuat daya tarik Cikarang sebagai tujuan investasi berbasis teknologi.
“Cikarang memiliki ekosistem industri yang kuat, lokasi strategis, serta infrastruktur pendukung yang terus berkembang. PLN UP3 Cikarang siap memberikan pelayanan langsung kepada pelanggan, mulai dari koordinasi kebutuhan daya, proses penyambungan, hingga pendampingan layanan ketika pelanggan telah beroperasi,” ujar Emi.
Menurut Emi, kebutuhan listrik industri data center memiliki karakteristik khusus karena fasilitas tersebut beroperasi selama 24 jam. Kondisi tersebut membuat data center membutuhkan pasokan listrik dalam kapasitas besar dengan tingkat keandalan yang tinggi.
Untuk memastikan kebutuhan tersebut terpenuhi, PLN UP3 Cikarang terus melakukan koordinasi dengan PLN UID Jawa Barat, PLN Electricity Services, serta unit PLN terkait.
Koordinasi dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pemenuhan kebutuhan listrik NeutraDC dapat dipersiapkan secara terukur dan tepat waktu.
Dengan kesiapan sistem kelistrikan, penguatan infrastruktur, serta layanan pelanggan yang terintegrasi, PLN berkomitmen mendukung Cikarang sebagai kawasan industri digital yang kompetitif.
Penguatan infrastruktur listrik tersebut diharapkan dapat semakin mendorong investasi, mempercepat transformasi digital, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Editor : Wahab Firmansyah