Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan, Menteri Jerman Tinjau Pabrik Bayer di Depok
Advertisement . Scroll to see content

Menuju Usia 35 Tahun, Amway Indonesia Sasar 3.500 Keluarga dengan Program Ini

Kamis, 17 September 2026 | 07:53 WIB
  • author Abdullah M Surjaya
Menuju Usia 35 Tahun, Amway Indonesia Sasar 3.500 Keluarga dengan Program Ini
Amway Indonesia menuju 35 tahun dengan fokus kesehatan dan finansial keluarga. Foto/IST

JAKARTA, iNews.id - Amway Indonesia memasuki satu tahun perjalanan menuju 35 tahun di Indonesia. Menjelang momentum tersebut, perusahaan penjualan langsung itu memperkuat komitmennya melalui dua fokus utama, yakni kesehatan metabolik dan kesehatan finansial.

Dalam satu tahun ke depan, Amway Indonesia bersama Amway Business Owner (ABO) menargetkan dapat memberikan dampak positif kepada 3.500 keluarga di Indonesia.

Dua fokus tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang dinilai semakin berkaitan erat, yakni menjaga kesehatan sekaligus memperkuat kondisi finansial keluarga.

Untuk aspek kesehatan, Amway Indonesia akan mendorong edukasi serta skrining metabolik mandiri. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatan dan mendorong kebiasaan preventif sejak dini.

Sementara dari sisi finansial, Amway menawarkan peluang kewirausahaan yang dapat dijalankan secara fleksibel. Masyarakat dapat mengembangkan usaha sesuai tujuan dan kapasitas masing-masing dengan dukungan produk, pelatihan, teknologi digital, serta komunitas.

“Selama hampir 35 tahun, Amway tumbuh bersama masyarakat Indonesia. Perjalanan menuju 35 tahun ini ingin kami maknai bukan sekadar sebagai perayaan, tetapi momentum untuk memberikan dampak semakin nyata,” kata General Manager Amway Indonesia M. Rizal Arnex.

Menurut Rizal, dua fokus tersebut dipilih karena berkaitan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Karena itu, kami menetapkan dua fokus yang sangat dekat dengan kebutuhan masyarakat saat ini, membantu lebih banyak orang memahami dan menjaga kesehatannya, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat membangun sumber penghasilan tambahan melalui kewirausahaan,” katanya.

Sebagai perusahaan penjualan langsung, Amway Indonesia mengembangkan ekosistem kewirausahaan yang memungkinkan masyarakat membangun usaha secara fleksibel.

Perusahaan menyebut peluang tersebut dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin memperoleh penghasilan tambahan tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau aktivitas utamanya.

Amway juga menyatakan peluang kewirausahaan tersebut dapat dimulai secara bertahap dengan biaya awal dan risiko yang relatif rendah, sesuai dengan kebutuhan serta tujuan masing-masing individu.

Saat ini, Amway beroperasi di lebih dari 100 negara dan wilayah dengan ratusan produk yang dipasarkan secara global. Perusahaan juga menyebut lebih dari satu juta Amway Business Owner (ABO) di seluruh dunia memperoleh penghasilan tambahan melalui bisnis Amway.

Rizal mengatakan kebutuhan terhadap sumber penghasilan tambahan semakin relevan seiring perubahan kebutuhan keluarga.

“Tidak semua orang mencari pekerjaan baru. Namun, semakin banyak masyarakat yang ingin memiliki alternatif untuk meningkatkan penghasilan dan membangun sesuatu yang dapat dijalankan secara lebih fleksibel,” ujar Rizal.

Ia berharap ekosistem yang telah dibangun Amway selama puluhan tahun dapat membantu masyarakat yang ingin belajar dan mengembangkan usaha secara bertahap.

“Di ulang tahun kami yang ke-35, kami yakin kami bersama para Amway Business Owner (ABO) di Indonesia bisa menjangkau 3.500 keluarga untuk memiliki income tambahan dan memperkuat kesehatan finansial mereka,” katanya.

Selain kewirausahaan, Amway Indonesia juga meningkatkan perhatian terhadap kesehatan preventif, khususnya kesehatan metabolik. Langkah tersebut dilakukan di tengah pentingnya deteksi faktor risiko kesehatan sejak usia muda.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah tercatat sebesar 10,7 persen pada kelompok usia 18-24 tahun dan 17,4 persen pada kelompok usia 25-34 tahun.

Data tersebut menunjukkan bahwa faktor risiko kesehatan juga perlu diperhatikan oleh kelompok usia muda, termasuk ketika seseorang belum merasakan keluhan tertentu.

Dalam satu tahun mendatang, Amway Indonesia menargetkan edukasi dan skrining metabolik mandiri dapat menjangkau 3.500 keluarga.

Upaya tersebut diharapkan membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai kondisi tubuh sehingga dapat melakukan langkah pencegahan lebih awal.

“Banyak gangguan kesehatan tidak langsung menunjukkan gejala. Karena itu, edukasi dan pemeriksaan kesehatan sejak dini menjadi penting agar seseorang memahami kondisi tubuhnya dan dapat mengambil keputusan yang tepat sebelum faktor risiko berkembang lebih jauh,” ujar Nutritionist & Health Expert Rita Ramayulis.

Dengan dua fokus tersebut, perjalanan menuju 35 tahun Amway Indonesia pada 2027 diarahkan tidak hanya sebagai momentum perayaan, tetapi juga sebagai upaya memperluas edukasi kesehatan dan peluang kewirausahaan kepada masyarakat.

Editor: Abdullah M Surjaya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut