Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Salat Jumat Pertama Rasulullah SAW di Madinah, Begini Sejarah dan Kisahnya
Advertisement . Scroll to see content

Doa Rasulullah untuk Menghadapi Kesulitan, Ada Pesan agar Hati Tak Mudah Putus Asa

Jum'at, 25 September 2026 | 12:20 WIB
  • author Widaningsih
Doa Rasulullah untuk Menghadapi Kesulitan, Ada Pesan agar Hati Tak Mudah Putus Asa
Doa Rasulullah yang mengajarkan ikhtiar, tawakal, kesabaran, dan memohon pertolongan Allah.Foto: istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.id - Ketika kesulitan dan ujian hidup datang silih berganti, Islam mengajarkan umatnya untuk tidak hanya berikhtiar, tetapi juga memperbanyak doa dan berserah diri kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Salah satu doa yang dinisbatkan dalam riwayat sebagai doa yang diajarkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam kepada Sayidina Ali bin Abi Thalib adalah bacaan yang berisi pengakuan bahwa manusia tidak memiliki daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.

Doa Rasulullah SAW tersebut dicantumkan Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar. Berikut bacaannya:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْمِ 

Bismillâhir rahmânir rahîm. Walâ haula walâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil ‘azhîm. 

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung." 

Kalimat tersebut mengandung pesan penting bagi seorang Muslim ketika menghadapi persoalan hidup. Manusia diperintahkan untuk berusaha, tetapi pada saat yang sama menyadari bahwa hasil akhir berada dalam kekuasaan Allah. 

Makna Doa Rasulullah Saat Menghadapi Kesulitan

Ada sejumlah pelajaran yang dapat direnungkan dari doa tersebut ketika seorang Muslim menghadapi ujian, masalah, maupun kondisi yang sulit.

1. Mengawali dengan Menyebut Nama Allah 

Doa tersebut diawali dengan Bismillâhir rahmânir rahîm, yang mengingatkan seorang Muslim bahwa Allah memiliki sifat Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Ketika seseorang berada dalam kondisi sulit, mengingat rahmat Allah menjadi bagian penting agar hati tidak mudah berputus asa. Kesulitan yang dihadapi manusia tidak berada di luar pengetahuan dan kekuasaan-Nya.

2. Mengakui Kelemahan dan Keterbatasan Manusia 

Kalimat Walâ haula walâ quwwata illâ billâh mengandung pengakuan bahwa manusia pada hakikatnya memiliki keterbatasan.

Sebesar apa pun kemampuan, kekayaan, jabatan, maupun pengetahuan yang dimiliki, semuanya tetap berada dalam kehendak Allah. Karena itu, doa ini mengajarkan sikap tawakal sekaligus kerendahan hati.

Pengakuan tersebut bukan berarti seorang Muslim meninggalkan ikhtiar. Sebaliknya, seseorang tetap berusaha mencari jalan keluar sembari menggantungkan hasilnya kepada Allah.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut