Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Sekadar Skincare, 3 Kebiasaan Ini Berpengaruh pada Kesehatan Kulit
Advertisement . Scroll to see content

Pameran Kecantikan Raih Rekor MURI, Libatkan 60 Dokter dan Beragam Disiplin Ilmu

Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:54 WIB
  • author Wahab Firmansyah
Pameran Kecantikan Raih Rekor MURI, Libatkan 60 Dokter dan Beragam Disiplin Ilmu
Pameran kecantikan meraih rekor MURI untuk kategori kolaborasi disiplin ilmu terbanyak. Foto/istimewa

JAKARTA, iNewsBekasi.id– Sebuah pameran kecantikan yang menggabungkan berbagai disiplin ilmu meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Pameran Kecantikan dengan Kolaborasi Disiplin Ilmu Terbanyak.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Wardah Skin Longevity Clinic yang berlangsung pada 29 September hingga 6 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut membahas kesehatan kulit dengan menggabungkan sejumlah perspektif, mulai dari dermatologi, nutrisi, teknologi, olahraga, kualitas tidur hingga gaya hidup. Para pengunjung juga mendapat kesempatan memperoleh informasi mengenai kondisi kulit dan faktor gaya hidup yang berkaitan dengannya.

Global Halal Beauty Marketing Group Head Novia Sukmawaty mengatakan, kesehatan kulit dalam jangka panjang tidak dapat dilihat hanya dari kondisi kulit saat ini.

“Bagi kami, skin longevity bukan sekadar tentang bagaimana kulit terlihat hari ini, tetapi bagaimana kita menjaga kesehatan dalam jangka panjang. Perjalanan ini tidak mungkin dibangun oleh satu disiplin ilmu saja," ungkap Novia Sukmawaty dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).

Menurut Novia, pemahaman mengenai kesehatan kulit membutuhkan keterlibatan berbagai bidang, termasuk dermatologi, nutrisi, sains longevity, gaya hidup, dan edukasi publik.

Dalam kegiatan tersebut, kolaborasi lintas disiplin menjadi dasar pemberian penghargaan MURI. Sejumlah perspektif mengenai kesehatan kulit, kondisi tubuh, dan gaya hidup dipertemukan dalam satu rangkaian kegiatan.

"Pendekatan tersebut melihat kesehatan kulit dalam konteks pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, dan pengelolaan stres. Inovasi perawatan kulit, teknologi AI, serta pendampingan pakar membantu menerjemahkan keterkaitan tersebut menjadi pemahaman personal melalui MOVE, EAT, dan REST," jelasnya.

Para pakar yang terlibat berasal dari sejumlah bidang, di antaranya dermatologi, venereologi dan estetika, nutrisi dan gizi klinis, kesehatan tidur, sleep coaching, kedokteran umum, mikrobiologi, serta bedah saraf.

Perspektif tersebut juga dilengkapi keahlian di bidang fisiologi olahraga, konsultasi gaya hidup, sains longevity, dan estetika regeneratif.

Salah satu agenda yang digelar adalah dialog multidisiplin bertajuk “The Interconnected Biology of Skin Longevity”. Dalam diskusi tersebut, dr. Ryan Rhiveldi Keswani, Sp.BS, membahas hubungan stres, pola tidur, dan kesehatan kulit.

Sementara itu, dr. Nadhira Nuraini Afifa, MPH, Sp.GK, membahas peran nutrisi. Segolene Adam de Beaumais, PhD, Global Skincare Consultant dan Scientific & Innovation Advisor, mengulas faktor biologis yang berkaitan dengan proses penuaan.

Diskusi tersebut mengaitkan gaya hidup, kesehatan tubuh secara menyeluruh, dan proses penuaan sel.

Selama kegiatan berlangsung, sebanyak 60 dokter terlibat dalam layanan di sembilan pos konsultasi. Pos tersebut terdiri atas enam pos Skin Check Analysis dan tiga pos Personal Consultation.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut