2 Pelajar Tewas Kecelakaan karena Dikejar Sajam, Sahroni: Jangan Lepas Pelaku, Pidanakan!
“Pihak sekolah dan orang tua juga harus tegas dan jangan tutup mata. Ini sudah mencoreng nama sekolah dan keluarga, jadi atas rekomendasi catatan kriminal dari kepolisian, pihak sekolah harus mempertimbangkan untuk mengeluarkan pelaku. Karena kalau tidak, mereka hanya akan semakin merasa sok jagoan di sekolah, merasa dilindungi, dan tidak berbenah. Agar mereka belajar bahwa perbuatan seperti ini punya akibat dan ke depan tidak mengulangi hal yang sama,” tegas Sahroni.
Dia berharap penanganan kasus tersebut menjadi peringatan bagi lingkungan pendidikan dan keluarga agar lebih serius mencegah perilaku kekerasan di kalangan remaja.
Meski demikian, penentuan kesalahan dan sanksi terhadap para pelajar yang ditangkap tetap harus mengikuti proses hukum yang berlaku.
Sementara itu, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo menyebut kecelakaan yang menewaskan dua pelajar tersebut diduga terjadi ketika korban berusaha menghindari kelompok pelajar lain yang membawa senjata tajam.
Polisi telah mengamankan tiga pelajar SMK Yadika 4 Ciledug dan menyita celurit, arit, serta golok untuk kepentingan penanganan perkara.
Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan dugaan aksi kekerasan antarpelajar yang berujung pada kecelakaan fatal. Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kronologi kejadian, peran masing-masing pihak, serta pertanggungjawaban hukum berdasarkan bukti yang ditemukan.
Editor: Wahab Firmansyah