Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : APBN 2027 Disahkan, Sahroni: Fokuskan untuk Kesejahteraan Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

2 Pelajar Tewas Kecelakaan karena Dikejar Sajam, Sahroni: Jangan Lepas Pelaku, Pidanakan!

Senin, 12 Oktober 2026 | 13:07 WIB
  • author Wahab Firmansyah
2 Pelajar Tewas Kecelakaan karena Dikejar Sajam, Sahroni: Jangan Lepas Pelaku, Pidanakan!
Dua pelajar tewas dalam kecelakaan di Serpong Utara, Tangsel karena dikejar senjata tajam. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

“Pihak sekolah dan orang tua juga harus tegas dan jangan tutup mata. Ini sudah mencoreng nama sekolah dan keluarga, jadi atas rekomendasi catatan kriminal dari kepolisian, pihak sekolah harus mempertimbangkan untuk mengeluarkan pelaku. Karena kalau tidak, mereka hanya akan semakin merasa sok jagoan di sekolah, merasa dilindungi, dan tidak berbenah. Agar mereka belajar bahwa perbuatan seperti ini punya akibat dan ke depan tidak mengulangi hal yang sama,” tegas Sahroni.

Dia berharap penanganan kasus tersebut menjadi peringatan bagi lingkungan pendidikan dan keluarga agar lebih serius mencegah perilaku kekerasan di kalangan remaja.

Meski demikian, penentuan kesalahan dan sanksi terhadap para pelajar yang ditangkap tetap harus mengikuti proses hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo menyebut kecelakaan yang menewaskan dua pelajar tersebut diduga terjadi ketika korban berusaha menghindari kelompok pelajar lain yang membawa senjata tajam.

Polisi telah mengamankan tiga pelajar SMK Yadika 4 Ciledug dan menyita celurit, arit, serta golok untuk kepentingan penanganan perkara.

Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan dugaan aksi kekerasan antarpelajar yang berujung pada kecelakaan fatal. Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kronologi kejadian, peran masing-masing pihak, serta pertanggungjawaban hukum berdasarkan bukti yang ditemukan.
 

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut