BEKASI, iNewsBekasi.id- Tiga jalur alternatif Tambun–Jakarta kini menjadi pilihan utama bagi para pengendara yang ingin menghindari kemacetan panjang di jalur utama menuju Ibu Kota. Wilayah ini memang sejak lama dikenal dengan kepadatan lalu lintas, terutama pada jam sibuk serta saat pembangunan infrastruktur menyebabkan penutupan dan perbaikan di beberapa titik jalan.
Menggunakan jalur alternatif ini dapat membantu memperlancar perjalanan sekaligus menghemat waktu tempuh, terutama bagi pengendara yang setiap hari melintas antara Tambun dan Jakarta.
1. Jalan Raya Srimukti – Jalur Penghubung Menuju Tol dan Wilayah Utara
Jalur pertama yang direkomendasikan adalah Jalan Raya Srimukti, yang menghubungkan Tambun ke kawasan Sukawangi dan Tambelang. Jalur ini telah mengalami pelebaran sehingga menjadi rute favorit warga untuk menghindari kemacetan di Jalan Raya Gabus.
Keunggulan jalur Srimukti adalah koneksinya yang langsung menuju Tol Jakarta–Cikampek, sehingga pengendara dapat lebih cepat masuk tol melalui area ini.
2. Jalan KH Abu Bakar – Jalur Khusus untuk Pengendara Roda Dua
Bagi pengguna sepeda motor, tersedia rute khusus melalui PJKA (Perlintasan Kereta Api) dengan lebar sekitar 5 meter yang langsung tembus ke Jalan KH Abu Bakar. Jalur ini sangat membantu pengendara motor yang sebelumnya sering terpaksa melawan arus demi menghindari kemacetan.
Dengan adanya jalur khusus ini, pengendara roda dua kini memiliki pilihan perjalanan yang lebih aman, cepat, dan tidak melanggar aturan lalu lintas.
3. Jalan Setiamekar – Rute Alternatif Dekat Kawasan Industri dan Perumahan
Jalur alternatif ketiga adalah melalui Jalan Setiamekar, terutama dari arah Tambun Selatan. Rute ini banyak dipilih ketika terdapat proyek pelebaran atau perbaikan jalan di kawasan Tambun Utara maupun Tambun Selatan.
Kondisi jalannya kini semakin baik, meski pengendara tetap perlu berhati-hati karena berada di sekitar area industri dan perumahan padat penduduk.
Tips Memilih Jalur Alternatif Tambun–Jakarta
Sebelum memutuskan rute, pengendara disarankan untuk:
Mengecek kondisi lalu lintas melalui aplikasi navigasi atau kanal informasi lokal.
Memastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama untuk rute yang memiliki tikungan tajam atau perlintasan kereta.
Menghindari jam-jam sibuk bila memungkinkan, karena jalan alternatif tetap bisa padat saat peak hour.
Dengan mengetahui tiga jalur alternatif Tambun–Jakarta ini, pengendara memiliki opsi perjalanan yang lebih efisien dan praktis. Mulai dari akses cepat menuju tol melalui Srimukti, jalur khusus motor di KH Abu Bakar, hingga rute Setiamekar yang telah membaik—ketiganya menjadi solusi efektif untuk menghindari kemacetan dan gangguan proyek jalan.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
