BEKASI, iNewsBekasi.id– Para pemudik yang melintasi jalur Pantura di wilayah Kabupaten Bekasi diminta meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat, angin kencang hingga banjir diperkirakan terjadi saat puncak arus mudik Lebaran 2026 pada 17–18 Maret.
Peringatan tersebut menyusul prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi adanya potensi cuaca ekstrem pada pertengahan Maret 2026. Kondisi ini berpotensi memengaruhi sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk jalur mudik Pantura yang melintasi Kabupaten Bekasi.
Meski secara umum kondisi cuaca diperkirakan relatif kondusif, hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi di beberapa titik jalur mudik. Situasi tersebut berisiko menimbulkan genangan hingga banjir di ruas jalan tertentu.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengimbau para pemudik agar tidak memaksakan diri melintasi wilayah yang terdampak bencana seperti banjir maupun longsor.
“Apabila pemudik menemukan kondisi banjir atau longsor di jalur perjalanan, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk menerobos. Pengendara disarankan berhenti terlebih dahulu di tempat yang aman atau mencari jalur alternatif guna menghindari risiko,” kata Dodi, Senin (16/3/2026).
Selain potensi banjir dan longsor, pemudik juga diminta memahami langkah-langkah keselamatan jika menghadapi kondisi darurat lainnya, seperti angin kencang hingga puting beliung saat berada di perjalanan.
Dalam situasi tersebut, pengendara dianjurkan segera keluar dari kendaraan dan mencari tempat perlindungan yang aman. Mereka juga diminta menjauhi bangunan tinggi, tiang listrik, maupun kabel listrik yang berpotensi membahayakan.
Dodi juga mengingatkan agar pemudik selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan dengan mematuhi rambu lalu lintas dan berkendara secara tertib.
“Jika merasa lelah atau mengantuk, pengemudi sebaiknya beristirahat di rest area atau posko mudik yang telah disediakan,” katanya.
Selain itu, pemudik disarankan menyiapkan perbekalan yang cukup seperti makanan, minuman, serta obat-obatan atau kotak P3K guna mengantisipasi kebutuhan selama perjalanan. “Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam perjalanan mudik,” ucapnya.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
