Hujan Deras Picu Banjir di 3 Kecamatan Kabupaten Bekasi, 6.701 KK Terdampak

Abdullah M Surjaya
BPBD Kabupaten Bekasi mencatat hujan yang mengguyur pada Senin (12/1/2026) lalu menyebabkan tiga kecamatan terendam banjir. Foto/Abdullah M Surjaya

BEKASI, iNewsBekasi.id– BPBD Kabupaten Bekasi mencatat hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama yang mengguyur pada Senin (12/1/2026) lalu menyebabkan sedikitnya tiga kecamatan terendam banjir.
 
Kepala BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis mengatakan, banjir melanda Kecamatan Tarumajaya, Babelan, dan Cabangbungin. Ketinggian muka air bervariasi mulai dari 10 hingga 100 sentimeter, tergantung kondisi wilayah.

“Curah hujan yang cukup lama menyebabkan air masuk ke permukiman warga. Saat ini kami masih melakukan pendataan serta penanganan di lapangan. Hingga Selasa petang 6.701 kepala keluarga (KK) terdampak,” kata Muchlis, Rabu (14/1/2026).

Muchlis menjelaskan, Kecamatan Tarumajaya menjadi wilayah dengan jumlah warga terdampak paling banyak, yakni 3.041 KK. Banjir merendam beberapa desa, antara lain Sindang Jaya, Lenggah Jaya, Lenggah Sari, Jaya Laksana, dan Setialaksana, dengan ketinggian air berkisar 30 hingga 50 sentimeter.

Sementara itu, di Kecamatan Babelan, banjir melanda Desa Hurip Jaya, Jayasakti, dan Pantai Harapan Jaya. Total 2.563 KK terdampak akibat genangan yang dipicu salah satunya oleh luapan Sungai Ciherang.

Adapun di Kecamatan Cabangbungin, banjir merendam Desa Buni Bakti dan Kedung Pengawas, dengan jumlah warga terdampak mencapai 1.097 KK. Di sejumlah kampung, ketinggian air dilaporkan mencapai 80 hingga 100 sentimeter, sehingga sebagian warga terpaksa melakukan evakuasi secara mandiri.

Selain banjir, BPBD Kabupaten Bekasi juga mencatat adanya cuaca ekstrem berupa angin kencang dan pohon tumbang. Pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga di Kecamatan Sukawangi dan Setia Mulya.

Sementara itu, angin kencang juga menyebabkan kerusakan atap rumah warga di Muara Gembong dan Tambun Selatan.

BPBD Kabupaten Bekasi bersama pemerintah kecamatan dan desa telah melakukan berbagai langkah penanganan darurat, mulai dari pendataan warga terdampak hingga penyaluran bantuan logistik.

“Kami juga sudah menyalurkan bantuan bersama Dinas Sosial dan Baznas Kabupaten Bekasi serta melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir,” ujarnya.

Hingga Selasa petang, sebagian wilayah dilaporkan mulai berangsur surut. Meski demikian, BPBD memastikan pemantauan dan penanganan akan terus dilakukan mengingat potensi hujan susulan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Editor : Wahab Firmansyah

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network