Banjir 1 Meter Rendam Cikarang Utara, Warga Mengungsi hingga Mancing Ikan Buat Lauk

Ade Suhardi
Warga Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi memanfaatkan banjir di wilayahnya untuk mancing ikan. (Foto/Ade Suhardi)

BEKASI, iNewsBekasi.id- Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (23/1/2026) siang hingga malam menyebabkan banjir melanda Kampung Cabang Kebun Kelapa, Dusun 3, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar satu meter dan merendam permukiman warga.

Kepala Dusun 3 Desa Karang Asih, Inda, mengatakan banjir tersebut berdampak pada hampir ratusan kepala keluarga (KK) yang tersebar di enam RT dalam satu RW. Seiring air yang terus naik, warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

“Awalnya warga mengungsi ke musala terdekat, tapi karena air semakin tinggi musala juga ikut kebanjiran. Akhirnya warga dialihkan ke masjid di kampung sebelah yang posisinya lebih tinggi,” ujar Inda, Jumat (24/1/2026).

Meski demikian, sebagian warga memilih bertahan di rumah meski banjir telah berlangsung selama dua hari. Hingga kini, bantuan dari pemerintah disebut belum dirasakan secara merata oleh seluruh warga terdampak.

Salah satu warga, Wahyudin, mengungkapkan bahwa memang ada warga yang telah menerima bantuan sembako. Namun, masih banyak warga lain yang belum mendapatkan bantuan, khususnya mereka yang memilih bertahan di rumah.

“Ada yang sudah dapat sembako, tapi kami yang bertahan sampai sekarang belum dapat bantuan apa pun,” kata Wahyudin.

Di tengah keterbatasan tersebut, warga berupaya bertahan dengan cara sendiri. Salah satunya dilakukan Iwan, yang memanfaatkan banjir dengan memancing ikan di area yang tergenang air.

“Dari pagi mancing sambil nunggu banjir surut. Buat lauk makan, soalnya belum ada bantuan. Baru dapat empat ikan lele,” ujar Iwan.

Menurut Iwan, aktivitas memancing dilakukan di lokasi-lokasi yang tergenang banjir seperti lapangan dan area sekitar rumah. Banjir yang belum juga surut membuat warga harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memberikan bantuan yang merata serta penanganan banjir yang lebih serius, mengingat kondisi serupa kerap terjadi saat hujan deras melanda wilayah tersebut.

“Kami berharap pemerintah lebih memperhatikan kondisi warga di sini. Banjir masih tinggi, tapi bantuan belum ada,” kata Iwan.

Editor : Wahab Firmansyah

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network