Garena Game Jam 3 Digelar di Binus, 150 Talenta Muda Berlomba Ciptakan Game

Wahab Firmansyah
BINUS University menjadi tuan rumah Garena Game Jam 3 yang diikuti 150 peserta muda. Foto/Istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.idBINUS University menjadi tuan rumah penyelenggaraan Garena Game Jam 3, ajang kompetisi sekaligus networking bagi game developer muda dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan fresh graduate. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026.

Garena Game Jam 3 diselenggarakan oleh Garena Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Asosiasi Game Indonesia (AGI), serta Google.

Sebanyak 150 peserta terpilih mengikuti kompetisi ini setelah melalui proses seleksi. Selama 48 jam penuh, para peserta ditantang untuk bekerja secara kolaboratif dalam menciptakan game terbaik berdasarkan tema yang diumumkan pada hari pertama kegiatan.

Kompetisi ini tidak hanya menguji kemampuan teknis pengembangan game, tetapi juga kreativitas, kemampuan problem solving, serta kerja sama lintas disiplin yang menjadi kebutuhan utama industri game saat ini.

Country Head Garena Indonesia, Hans Saleh, menyampaikan apresiasinya kepada BINUS University sebagai host partner Garena Game Jam edisi ketiga.

“Melalui ekosistem pembelajaran berbasis teknologi yang relevan, kerja sama ini membuka ruang kolaborasi untuk mengembangkan talenta digital Indonesia, khususnya di industri game. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Garena dalam mendukung pertumbuhan ekosistem game nasional dan menyiapkan talenta industri game masa depan,” katanya, Rabu (11/2/2026).

Sementara itu, Dekan School of Computer Science BINUS University, Prof. Dr. Derwin Suhartono, menegaskan bahwa BINUS secara konsisten membangun ekosistem pembelajaran yang mendukung perkembangan teknologi.

“Garena Game Jam menjadi ruang strategis bagi mahasiswa dan talenta muda Indonesia untuk mengasah kompetensi teknis, kreativitas, serta kemampuan problem solving dan kolaborasi lintas disiplin untuk menjawab kebutuhan industri game dan teknologi masa depan,” katanya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, mahasiswa Game Application & Technology Program BINUS University turut terlibat sebagai peserta maupun volunteer. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran aplikatif sekaligus membuka jejaring antara mahasiswa dengan pelaku industri game nasional dan global.

Deputi Bidang Kreativitas Digital & Teknologi Kemenparekraf RI, Muhammad Neil El Himam, menilai kolaborasi antara industri, akademisi, dan pemerintah menjadi pondasi penting dalam membangun talenta digital nasional.

“Semoga kita bisa melihat semangat generasi developer muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi pencipta,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi, pemenang Garena Game Jam 3 memperoleh total hadiah senilai Rp30 juta, serta kesempatan mengikuti program inkubasi game Garena Indonesia. Program ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan karya game ke tingkat yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Melalui Garena Game Jam 3, BINUS University berharap kolaborasi lintas sektor ini dapat terus berlanjut dalam membangun ekosistem pembelajaran dan industri game di Indonesia, sejalan dengan komitmen BINUS dalam mendorong inovasi dan pengembangan talenta melalui School of Computer Science.

Editor : Wahab Firmansyah

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network