JAKARTA, iNewsBekasi.id - Hanung Bramantyo merasa tertantang ketika menjadi sutradara film Children of Heaven, adaptasi film legendaris Iran dengan judul sama yang dirilis pada 1997 dan berhasil masuk nominasi Oscar.
Hanung Bramantyo sempat mikir panjang ketika menukangi film ini versi Indonesia. Salah satunya karena dia tidak mau film ini dianggap menjual kemiskinan, baik dari segi cerita atau memaksakan diri membuat penonton menangis.
"Sebagaimana yang dipesankan oleh kreatornya, Majid Majidi, film ini tidak boleh mengeksploitasi kesedihan dan kemiskinan. Justru di tengah keterbatasan, kita harus menunjukkan martabat sebagai manusia. Itu yang saya lihat dalam film-film Iran. Mereka bangga menjadi diri sendiri meskipun serba kurang," ujar Hanung.
Sementara, Manoj Punjabi selaku produser mengatakan bahwa untuk menjadikan film Children orf Heaven versi Indonesia, dia membawa film ini ke era tahun 1980an dan Semarang sebagai latar film sebagai tempat yang plural.
"Kalau zaman sekarang semua punya HP. Kemiskinan yang ada di film ini bukan itu poin yang mau disampaikan. Kita tidak mau memeras emosi yang tidak benar. Keputusan bersama adalah ambil setting 80-an. Zaman itu sepatu adalah barang mewah, luxury," tutur Manoj.
Founder & CEO of MD Entertainment ini juga mengungkap perjuangnnya untuk mendapatkan hak adaptasi film yang aslinya disutradarai Majid Majidi ini. Pasalnya, butuh pertimbangan dan seleksi khusus sebelum film legendaris itu diadaptasi ke versi Indonesia.
"Cerita ini kami sudah kejar dari tujuh sampai delapan tahun, bahkan 10 tahun. Kita coba terus tidak dapat-dapat, akhirnya bisa jatuh ke tangan MD. Saya bersyukur dan ini sesuai ekspektasi saya. Jarang kalau kita adaptasi film ada benchmark-nya, tapi saya bisa bilang Anda semua tidak akan kecewa," kata Manoj Punjabi.
Film yang dijadwalkan tayang pada 27 Mei 2026 yang bertepatan dengan momen Idul Adha ini bakal dibintangi Jared Ali (Ali), Humaira Jahra (Zahra), Andri Mashadi dan Faradina Mufti.
"Idul Adha adalah hari pengorbanan. Film ini juga bercerita tentang pengorbanan kakak untuk adiknya. Sangat tepat momennya. Kami akan dorong promosi secara besar-besaran karena film bagus harus berani ditonjolkan," ucap Manoj.
Sebagai informasi, dalam versi aslinya, film Children of Heaven menceritakan perjuangan seorang bocah laki-laki untuk membahagiakan adik perempuannya melalui sepasang sepatu.
Ali tidak sengaja menghilangkan sepatu sekolah adiknya. Karena takut memberitahu orang tua mereka yang miskin, mereka berbagi sepatu satu-satunya yang mereka miliki untuk pergi sekolah secara bergantian.
Editor : Tedy Ahmad
Artikel Terkait
