BEKASI, iNewsBekasi.id - Menjelang arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Metro Bekasi mulai mematangkan pengamanan wilayah yang dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Mapolres Metro Bekasi pada Selasa (10/3/2026).
Rapat ini melibatkan berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah instansi terkait guna memastikan strategi pengamanan berjalan optimal. Unsur ini meliputi jajaran Polres Metro Bekasi maupun instansi pemerintah, dari Satintelkam, Kabag Ops, Satlantas, hingga perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, Dinas Perhubungan, Dinas Perdagangan, BPBD, Pertamina, dan Jasamarga.
Hasilnya, sebanyak 1.238 personel gabungan disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026 yang akan berlangsung selama musim Lebaran.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang momentum Lebaran.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh stakeholder yang turut berperan dalam menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Bekasi,” ujar Sumarni.
Lebih lanjut, Sumarni mengatakan Kabupaten Bekasi merupakan wilayah dengan dinamika aktivitas yang sangat tinggi. Luas wilayahnya mencapai 127.388 hektare dengan jumlah penduduk sekitar 3,6 juta jiwa yang tersebar di 23 kecamatan, 180 desa, dan 7 kelurahan.
Tak hanya itu, Bekasi juga dikenal sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara, dengan 12 kawasan industri dan lebih dari 5.000 perusahaan yang beroperasi.
“Di wilayah ini terdapat sekitar 1,3 juta buruh serta berbagai objek vital dan pusat ekonomi yang menjadi denyut aktivitas masyarakat setiap hari,” kata Sumarni.
Operasi Ketupat 2026
Untuk mengamankan Idul Fitri tahun ini, Polres Metro Bekasi bersama jajaran akan melaksanakan Operasi Ketupat Jaya 2026 selama 13 hari.
Operasi tersebut mengedepankan langkah preemtif, preventif, hingga penegakan hukum guna memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman.
“Tujuan utama operasi ini adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri,” tegas Kapolres.
Pos Pengamanan Disiapkan
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 1.238 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait akan dikerahkan di berbagai titik strategis.
Petugas juga akan mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan, di antaranya:
* 1 Pos Terpadu di Gedung Juang
* 4 Pos Pengamanan di TL Legenda, Pasar Induk Cibitung, TL SGC, serta perbatasan Kedung–Karawang
* 5 Pos Pelayanan di Rest Area KM 19A/B, Rest Area KM 39, Terminal Kalijaya, dan Stasiun Cikarang
Kapolres menegaskan pengamanan Lebaran harus mampu menghadapi situasi yang dinamis, mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama masa mudik.
Oleh karena itu, berbagai layanan juga disiapkan untuk masyarakat, seperti patroli gabungan pada jam rawan, layanan pelaporan rumah yang ditinggal mudik, fasilitas penitipan kendaraan, hingga pengamanan jalur mudik, tempat wisata, dan pusat keramaian.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Bekasi didampingi para Pejabat Utama Polres serta Kapolsek jajaran. Turut hadir Plt Bupati Bekasi dr Asep Suryaatmaja, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron, Ketua Pengadilan Negeri Cikarang Faisal Akbaruddin Taqwa, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Kabinda Kabupaten Bekasi, unsur TNI, serta para tamu undangan lainnya.
Dengan persiapan tersebut, aparat berharap arus mudik hingga perayaan Idul Fitri di Kabupaten Bekasi dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Editor : Tedy Ahmad
Artikel Terkait
