Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan Charles Lendra menyampaikan bahwa pengoperasian jalur ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di ruas tol utama.
“Kami membuka Tol Japek II Selatan gratis. Pengendara hanya melakukan transaksi di GT Kutanagara untuk pembayaran Tol Cipularang,” jelas Charles.
Tol Japek II Selatan difungsikan hingga GT Setu Burangkeng, dengan opsi keluar di beberapa gerbang tol sebelum kembali ke jalur eksisting.
Charles juga mengingatkan pengguna jalan untuk tetap berhati-hati selama melintas di jalur fungsional.
“Pengendara diimbau menjaga kecepatan di bawah 80 km/jam,” ujarnya.
Hal ini penting mengingat kondisi jalan masih memiliki beberapa titik perpindahan jalur. Meski demikian, kehadiran tol fungsional ini terbukti memberikan perjalanan yang lebih cepat, nyaman, sekaligus mengurangi kemacetan selama arus balik Lebaran.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
