JAKARTA, iNewsBekasi.id – Harga sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan pada Kamis (9/4/2026). Kenaikan terjadi pada komoditas minyak goreng, gula pasir, hingga beras berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia.
Data menunjukkan, harga minyak goreng curah naik 0,76 persen menjadi Rp20.000 per liter. Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I meningkat 0,65 persen menjadi Rp23.200 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II naik 0,91 persen menjadi Rp22.250 per liter.
Kenaikan juga terjadi pada gula pasir lokal yang naik 0,26 persen menjadi Rp19.050 per kilogram. Selain itu, harga beras turut mengalami peningkatan di berbagai kategori.
Beras kualitas bawah II tercatat naik 0,34 persen menjadi Rp14.550 per kg. Kemudian beras kualitas medium I naik 0,31 persen menjadi Rp16.050 per kg, dan beras kualitas super I meningkat 0,29 persen menjadi Rp17.300 per kg.
Di sisi lain, sejumlah komoditas pangan justru mengalami penurunan harga. Bawang merah turun 0,84 persen menjadi Rp47.400 per kg, sedangkan bawang putih turun 0,62 persen menjadi Rp40.250 per kg.
Penurunan juga terjadi pada komoditas cabai. Cabai merah besar turun 0,97 persen menjadi Rp45.950 per kg, cabai merah keriting turun 0,11 persen menjadi Rp45.600 per kg, dan cabai rawit hijau turun 0,56 persen menjadi Rp53.500 per kg.
Sementara itu, cabai rawit merah tercatat turun 0,99 persen menjadi Rp85.200 per kg.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar turun 1,3 persen menjadi Rp41.700 per kg. Daging sapi kualitas I turun 0,34 persen menjadi Rp147.750 per kg dan kualitas II turun 0,11 persen menjadi Rp139.950 per kg.
Harga telur ayam ras segar juga mengalami penurunan sebesar 1,65 persen menjadi Rp32.700 per kg.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
