JAKARTA, iNewsBekasi.id – Harga sejumlah komoditas pangan strategis seperti minyak goreng, telur ayam, hingga cabai mengalami kenaikan signifikan pada Selasa (21/4/2026). Data ini mengacu pada Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) yang dirilis Bank Indonesia.
Berdasarkan laporan tersebut, harga minyak goreng kemasan bermerek I naik sebesar 9,83 persen menjadi Rp25.700 per liter. Sementara minyak goreng kemasan bermerek II naik 1,11 persen menjadi Rp22.700 per liter.
Kenaikan juga terjadi pada minyak goreng curah yang naik 5,47 persen menjadi Rp21.200 per liter. Selain itu, telur ayam ras segar melonjak cukup tinggi hingga 28,2 persen menjadi Rp41.600 per kilogram.
Untuk komoditas bumbu dapur, harga bawang merah mengalami lonjakan paling signifikan, yakni 50,64 persen menjadi Rp70.350 per kg. Disusul bawang putih yang naik 43 persen menjadi Rp57.200 per kg.
Kenaikan harga juga terjadi pada beras di berbagai kualitas. Beras kualitas bawah I naik 11 persen menjadi Rp16.150 per kg, sedangkan beras kualitas bawah II meningkat 15,12 persen menjadi Rp16.750 per kg.
Selanjutnya, beras kualitas medium I tercatat naik 13,4 persen menjadi Rp18.200 per kg, dan medium II naik 9,12 persen menjadi Rp17.350 per kg. Untuk beras kualitas super I naik 11,53 persen menjadi Rp19.350 per kg, sementara super II naik 12,46 persen menjadi Rp18.950 per kg.
Lonjakan harga juga terjadi pada komoditas cabai. Cabai rawit merah menjadi yang tertinggi dengan kenaikan 54,16 persen menjadi Rp119.400 per kg. Cabai merah besar naik 33,15 persen menjadi Rp60.650 per kg, cabai merah keriting naik 31,43 persen menjadi Rp58.750 per kg, serta cabai rawit hijau naik 23,19 persen menjadi Rp63.750 per kg.
Tak hanya itu, harga daging ayam ras segar melonjak tajam hingga 215,56 persen menjadi Rp47.150 per kg. Sementara daging sapi kualitas I naik 7,41 persen menjadi Rp158.750 per kg, dan kualitas II naik 21,47 persen menjadi Rp170.000 per kg.
Untuk komoditas gula, harga gula pasir premium naik 20,79 persen menjadi Rp24.400 per kg. Sedangkan gula pasir lokal mengalami kenaikan sebesar 7,07 persen menjadi Rp20.450 per kg.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
