Ia menjelaskan, layanan yang disediakan mencakup proses pemotongan hewan, pemisahan karkas, hingga pengemasan daging kurban dalam ukuran kilogram sesuai kebutuhan panitia maupun instansi.
Sistem pengemasan tersebut dirancang untuk mempermudah distribusi daging kurban agar lebih higienis, tertata, dan mudah disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.
Selain itu, seluruh hewan kurban yang masuk ke fasilitas Dharma Jaya wajib menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun penyakit menular lainnya.
Perumda Dharma Jaya juga mengoptimalkan fasilitas rantai dingin atau cold chain guna menjaga kualitas dan kesegaran daging selama proses distribusi.
Irwan menilai kolaborasi dengan berbagai lembaga negara dan organisasi kemasyarakatan menjadi bagian penting dalam menghadirkan tata kelola kurban yang lebih modern, sehat, dan ramah lingkungan di Jakarta.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
