Ketegangan Memanas! Amerika Serikat Serang Basis Militer Iran di Selat Hormuz

Anton Suhartono
AS melancarkan serangan udara ke target militer Iran di sekitar Selat Hormuz pada Jumat (26/6/2026) malam waktu setempat. (Foto: Ilustrasi/AP)

Sebelumnya, Presiden Donald Trump juga mengecam serangan drone Iran terhadap kapal komersial dan menyebut aksi tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap perjanjian damai yang telah disepakati.

Saat ditanya apakah Iran akan menghadapi konsekuensi yang lebih berat, Trump hanya memberikan jawaban singkat kepada wartawan di Ruang Oval.

"Anda segera mengetahuinya."

Beberapa jam setelah insiden terjadi, Trump kembali memberikan pernyataan melalui akun Truth Social.

"Republik Islam Iran menembakkan setidaknya empat drone kamikaze terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Salah satu drone mengenai dek atas sebuah kapal pengangkut kargo besar dan sangat mahal," tulis Trump.

Sementara itu, stasiun televisi Iran Press TV melaporkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah melancarkan serangan balasan dengan menargetkan posisi militer Amerika Serikat di kawasan.

Namun hingga kini, militer AS belum memberikan konfirmasi terkait klaim serangan balasan tersebut.

Di sisi lain, sejumlah pejabat AS memastikan operasi militer terbaru tidak akan memengaruhi proses perundingan damai yang masih berlangsung maupun nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani kedua negara.

Editor : Wahab Firmansyah

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network