Keberhasilan penanaman mangrove tahun ini merupakan hasil kerja sama 27 perusahaan tenant Kawasan Industri Jababeka yang berasal dari berbagai sektor, mulai dari manufaktur, farmasi, otomotif hingga consumer goods.
Kolaborasi lintas industri tersebut menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan dapat diwujudkan melalui keterlibatan dunia usaha bersama pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kawasan pesisir.
Selain memberikan manfaat ekologis berupa perlindungan garis pantai dan pemulihan ekosistem mangrove, program ini juga mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
"Pencapaian 100.000 pohon mangrove tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan melalui perlindungan pesisir dan pemulihan ekosistem, tetapi juga mulai menghadirkan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar," ucapnya.
Program penanaman mangrove yang telah berjalan sejak 2018 ini menjadi salah satu bentuk komitmen keberlanjutan Kawasan Industri Jababeka dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
