Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW bagi Umat Islam, Nomor 1 Memupuk Cinta pada Rasulullah

Kastolani Marzuki
Maulid Nabi Muhammad SAW memupuk rasa cinta pada Rasulullah. Foto: AI

BEKASI, iNewsBekasi.id - Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW bagi umat Islam menyangkut hal yang jauh lebih mendalam, yakni memupuk rasa cinta sekaligus meneladani setiap jejak akhlak terpuji Rasullah dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 H tahun ini jatuh pada Selasa, 25 Agustus 2026. Umat Islam biasanya merayakan Maulid Nabi SAW dengan menggelar pengajian, membaca Alquran, membaca sholawat dan memberikan sedekah kepada kerabat maupun tetangga dekat.

Kelahiran Rasulullah SAW memang salah satu karunia dan rahmat paling agung bagi alam semesta. Karena itu, pantas bagi umat Islam untuk bergembira dan bersuka cita dengan rahmat Allah atas kelahiran Nabi Muhammad SAW ke dunia.

Tujuan merayakan Maulid Nabi SAW di Bulan Rabiul Awal adalah dalam rangka menampakkan kegembiran atas kelahiran manusia agung pembawa rahmat alam semesta.

Isnan Ansory dalam bukunya Pro Kontra Maulid Nabi menyebutkan, Syaikh as-Sayyid Zain Aal Sumaith, dalam karyanya Masail Katsuro Haulaha an-Niqosy wa al-Jidal, mendefinisikan maulid Nabi Muhammad yakni, memperingati hari kelahiran Rasulullah dengan menyebut-nyebut kisah hidupnya, dan setiap tanda-tanda kemulian dan mukjizat sang Nabi Saw dalam rangka mengagungkan kedudukannya, dan menampakkan kegembiraan atas kelahirannya.

Merayakan atau memeringati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW bagi umat Islam sangat banyak hikmahnya. Nah, berikut hikmah Maulid Nabi bagi umat Islam.

Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 

1. Memupuk Kecintaan pada Rasulullah SAW 

Hikmah Maulid Nabi SAW bagi seorang mukmin adalah memupuk kecintaan terhadap Rasulullah SAW. 

Kecintaan pada utusan Allah ini harus berada di atas segalanya, melebihi kecintaan pada anak dan isteri, kecintaan terhadap harta, kedudukannya, bahkan kecintaannya terhadap dirinya sendiri. Rasulullah bersabda, “Tidaklah sempurna iman salah seorang dari kalian hingga aku lebih dicintainya daripada orang tua dan anaknya. (HR. Bukhari).”

2. Meneladani Akhlak Rasulullah SAW 

Hikmah Maulid Nabi selanjutnya bagi Muslim yakni meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. 

Allah SWT berfirman dalam Alquran, Surat Al Ahzab ayat 21.

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Artinya: Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS. Al-Ahzab: 21)”. 

Dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan, ayat tersebut  merupakan dalil pokok yang paling besar, yang menganjurkan kepada umat Islam agar meniru Rasulullah Saw dalam semua ucapan, perbuatan, dan sepak terjangnya. Karena itulah Allah Swt memerintahkan kepada kaum mukmin agar meniru sikap Nabi Saw. 

3. Menghidupkan Sunnah Rasulullah

Hikmah Maulid Nabi lainnya yakni menghidupkan Sunnah Rasulullah. Bukti cinta kepada Allah subhanahu wata'ala yaitu dengan menghidupkan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, hal tersebut sesuai dengan firman Allah subhanahu wata'ala pada Al-Qur'an surat Ali Imran ayat 31,

قُلْ اِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللّٰهَ فَاتَّبِعُوْنِيْ يُحْبِبْكُمُ اللّٰهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ ۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ ٣١

"Katakanlah (Nabi Muhammad), “Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."  (QS. Ali Imran: 31).

Rasulullah SAW juga meninggalkan pesan pada umat yang amat dicintainya ini. Beliau bersabda : “Aku tinggalkan pada kalian dua hal, kalian tidak akan tersesat dengannya, yakni Kitabullah dan sunnah Nabi-Nya sallallahu alaihi wa sallam” (HR. Malik).

4. Rajin Membaca Sholawat

Hikmah Maulid Nabi pertama bagi Muslim yakni momentum untuk rajin membaca shalawat. Sebab, membaca shalawat itu diperintahkan oleh Allah Ta’ala. 

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا 

Artinya: Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. Al Ahzab: 56).

Membaca sholawat Nabi juga banyak keutamaannya, di antaranya akan mendapat syafaat di hari kiamat. 
Rasulullah SAW pernah bersabda:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ؛ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: "أَوْلَى النَّاسِ بِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلَاةً 

Artinya: Dari Abdullah ibnu Mas’ud, bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda: Orang yang paling berhak mendapat syafaatku kelak di hari kiamat adalah orang yang paling banyak membaca shalawat untukku.

Itulah hikmah Maulid Nabi bagi umat Islam yang perlu ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.

Wallahu A'lam

Editor : Tedy Ahmad

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network