JAKARTA, iNewsBekasi.id- Rais Aam Syuriah PBNU ke-10 KH Ma’ruf Amin mengingatkan umat Muslim agar senantiasa waspada terhadap berbagai upaya yang dapat membuat manusia menyimpang dari jalan Allah SWT.
Pesan tersebut disampaikan KH Ma’ruf Amin saat memberikan tausiah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Zawiyah Ar Raudhah, Jakarta, Selasa (25/8/2026) malam. Acara tersebut dihadiri sekitar seribuan jemaah.
Wakil Presiden RI ke-13 itu mengatakan, para ulama menyebut kehidupan dunia sebagai mamarran imtihaniyah, yakni tempat persinggahan yang penuh dengan ujian.
“Banyak ujian yang kalau kita tidak dibimbing, tidak mendapat inayah rabbaniyah himayah rabbaniyah, boleh jadi kita mengalami proses penyimpangan dari jalan Allah SWT,” ucapnya.
KH Ma’ruf kemudian mengutip pandangan Shahibul I'anah, pengarang kitab I'anah al-Thalibin, Sayyid Abu Bakar Muhammad Syatha al-Dimyathi al-Bakri. Menurutnya, sejak dahulu telah banyak fitnah yang membuat manusia meninggalkan kebenaran.
“Kecuali orang yang dikehendaki oleh Allah SWT dan mereka itu sedikit, kata Shahibul I'anah. Jadi yang masih fi sabilillah, di jalan Allah SWT itu tinggal sedikit, karena banyak yang sudah terpengaruh, terbawa oleh bujukan rayuan upaya untuk menyimpangkan kita,” kata KH Ma’ruf.
Ia menegaskan, upaya untuk menjauhkan manusia dari jalan Allah SWT tidak pernah berhenti. Bahkan, kondisi tersebut telah disampaikan para ulama sejak sekitar satu abad lalu.
“Apalagi sekarang. Banyaknya media, banyaknya, orang bilang banyak setan gembleng yang menyimpangkan kita dan itu pasti,” tegas KH Ma’ruf.
KH Ma’ruf Amin Ingatkan Umat agar Tak Menyimpang dari Jalan Allah
KH Ma’ruf Amin juga mengingatkan bahwa Rasulullah SAW pernah menghadapi upaya untuk membelokkan beliau dari wahyu Allah SWT. Menurutnya, hal tersebut hampir terjadi sebagaimana yang disebutkan dalam Surat Al-Isra' ayat 73-74.
“Hampir saja mereka itu membelokkan kamu (Nabi Muhammad SAW), dari apa yang kami wahyukan kepadamu untuk mencari jalan lainnya (bukan wahyu Allah SWT). Dan apabila itu terjadi (Nabi Muhammad SAW menyimpang), mereka akan menjadikan kamu sahabat sejati. Andaikata kami (Allah SWT) tidak tetapkan hatimu, maka hampir saja kamu itu condong sedikit kepada mereka,” ucap KH Ma’ruf mengartikan kedua surat dalam Alquran tersebut.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
