Menanggapi hal itu, Al Maliki menegaskan bahwa perlindungan terhadap Dua Masjid Suci—Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah—merupakan prioritas mutlak yang tidak bisa diganggu gugat.
"Keamanan Dua Masjid Suci dan para jemaahnya merupakan garis merah," tegas Al Maliki, dikutip dari Anadolu, Rabu (16/9/2026).
Ia menambahkan, pihak koalisi akan mengambil seluruh tindakan militer yang diperlukan untuk menghentikan serangan susulan, khususnya yang mengancam kawasan suci Umat Islam.
Gelombang Serangan Meningkat di Wilayah Selatan
Serangan ke Makkah terjadi hanya sehari setelah koalisi melaporkan 13 warga sipil terluka akibat gempuran rudal dan drone Houthi di beberapa wilayah selatan, seperti Abha, Taif, dan Khamis Mushait. Aksi tersebut merusak sedikitnya tujuh rumah dan dua unit kendaraan.
Sebelumnya, Houthi mengklaim telah mengarahkan puluhan rudal dan drone ke Pangkalan Udara Khamis Mushait dengan target fasilitas vital, termasuk hanggar pesawat, sistem radar, landasan pacu, hingga gudang amunisi. Situasi ini memaksa otoritas Saudi mengeluarkan status peringatan darurat.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
