Sejalan dengan hal tersebut, Bayer Corn Seeds and Trait Lead Crop Science Indonesia, Jawad Nasir, menambahkan bahwa keberhasilan panen di lapangan didukung oleh penggunaan varietas hibrida unggul yang memiliki rendemen pipilan hingga 82 persen, struktur batang kokoh yang tahan rebah dan busuk, serta masa panen efisien sekitar 100 hari.
Capaian positif dari para petani daerah ini menjadi angin segar bagi industri pakan ternak nasional sekaligus memperkuat pijakan pemerintah dalam mengejar target produksi 18 juta ton jagung pipilan kering demi mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
