Ekonomi Jadi Catatan dalam Survei INES
Meski sejumlah indikator politik, hukum, dan diplomasi memperoleh penilaian positif, sektor ekonomi menjadi salah satu catatan dalam survei INES.
Tingkat kepuasan terhadap sektor ekonomi tercatat 50,8 persen. Sementara itu, 45,1 persen responden menyatakan kurang puas dan 4,1 persen tidak memberikan jawaban.
"Secara lebih rinci, kami menemukan dua masalah utama yakni, lapangan kerja sebanyak 50,7% responden merasa kurang puas terkait sulitnya mencari lapangan kerja. Serta sebanyak 54,8% responden mengeluhkan tingginya harga kebutuhan pokok," ungkapnya.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa persoalan lapangan kerja dan harga kebutuhan pokok masih menjadi perhatian responden dalam menilai kondisi ekonomi.
Andri mengatakan salah satu program prioritas pemerintah, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), mendapat dukungan dalam survei tersebut.
Sebanyak 78,2 persen warga menyatakan setuju agar program MBG dilanjutkan. Sementara 18,4 persen menyatakan tidak setuju dan 3,4 persen tidak menjawab.
"Ini menunjukkan program MBG memiliki relevansi tinggi dengan kebutuhan dasar masyarakat di berbagai lapisan dan berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat," kata Andri.
Andri menyimpulkan, berdasarkan survei INES, capaian di bidang politik, hukum, dan diplomasi menjadi sejumlah indikator positif dalam penilaian responden terhadap pemerintahan Prabowo.
Namun, ia menilai pemerintah tetap perlu memberikan perhatian terhadap persoalan ekonomi masyarakat.
"Tantangan besar masih membayangi di isu ekonomi. Pemerintah perlu fokus pada pengendalian harga dan penciptaan lapangan kerja agar kepuasan politik berbanding lurus dengan kesejahteraan ekonomi," pungkasnya.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
