JAKARTA, iNewsBekasi.id- Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 sukses diselenggarakan pada 22–24 September 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Jakarta.
Selama tiga hari pelaksanaan, ajang sektor energi tersebut mempertemukan lebih dari 11.000 peserta dan 280 exhibitor, serta ratusan pembicara dan pemimpin industri dari Indonesia, ASEAN, dan berbagai negara.
Mengusung tema “Powering Regional Sovereignty, Securing Energy Systems Resilience”, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 membahas berbagai isu strategis di sektor energi dan ketenagalistrikan.
Rangkaian kegiatan meliputi ASEAN Energy Dialogue, Strategic Summit, Knowledge Hubs, forum khusus, business matching, hingga pameran teknologi.
Sejumlah topik utama yang menjadi pembahasan antara lain modernisasi jaringan listrik, digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI), dekarbonisasi industri, kebutuhan listrik untuk data center, hingga pengembangan energi nuklir.
Opening Ceremony Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 dibuka oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bersama Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno.
Keduanya didampingi Ketua Dewan Pengawas MKI sekaligus Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo.
Turut hadir Ketua Umum MKI sekaligus Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) Suroso Isnandar, Ketua Pelaksana Electricity Connect 2026 sekaligus Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany G. Akmalaputri, serta Portfolio Director Enlit Asia – Clarion Events Simon Hoare.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan energi dan kesiapan sistem kelistrikan Indonesia maupun kawasan ASEAN.
Enam Kerja Sama Strategis Senilai Rp3,3 Triliun
Salah satu capaian penting dalam Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 adalah diresmikannya enam kerja sama strategis dengan total nilai investasi hijau mencapai Rp3,3 triliun.
Kerja sama tersebut mencakup pengembangan green investment, clean technology, peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta penguatan infrastruktur energi.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 tidak hanya menjadi forum diskusi mengenai masa depan energi, tetapi juga menjadi wadah untuk mendorong lahirnya kerja sama konkret bagi pengembangan industri energi nasional.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
