Langkah ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air pertanian sekaligus mendukung keberlanjutan aktivitas petani di tengah kondisi kekeringan.
BBWS Citarum juga akan terus memantau kondisi kekeringan di lapangan dan mengambil langkah yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan air pertanian.
Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta jajaran pengelola sumber daya air di wilayah terdampak.
Selain pompanisasi, BBWS Citarum membuka Layanan dan Posko Bencana Kekeringan. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk melaporkan kondisi kekeringan, kebutuhan air, maupun permasalahan infrastruktur sumber daya air di wilayah kerja BBWS Citarum.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan kekeringan dan memastikan kebutuhan air bagi masyarakat, khususnya sektor pertanian, dapat segera ditindaklanjuti.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
