BEKASI, iNewsBekasi.id– Asep Surya Atmaja resmi dilantik menjadi Bupati Bekasi definitif oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (23/10/2026). Dia akan melanjutkan sisa masa jabatan Bupati Bekasi periode 2025–2030 setelah menggantikan Ade Kuswara Kunang.
Selain perjalanan pendidikan dan karier politiknya, harta kekayaan Asep Surya Atmaja turut menjadi perhatian publik. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang tercantum dalam bahan laporan, Asep memiliki kekayaan bersih sekitar Rp4,15 miliar setelah dikurangi utang.
Dalam laporan tersebut, Asep tercatat memiliki utang sebesar Rp2.648.000.000 atau sekitar Rp2,64 miliar. Sementara itu, total aset yang dilaporkan sebelum dikurangi utang mencapai Rp6,8 miliar.
Lantas, bagaimana profil, perjalanan politik, dan rincian harta kekayaan Asep Surya Atmaja yang kini memimpin Kabupaten Bekasi?
Profil dan Pendidikan Asep Surya Atmaja
Asep Surya Atmaja lahir di Bekasi pada 22 September 1976. Sebelum meniti karier politik, ia menempuh pendidikan di bidang kedokteran di Universitas Trisakti dan menyelesaikan studinya pada 2004.
Pendidikan dasarnya ditempuh di SDN 1 Lemahabang pada 1983–1989. Setelah itu, Asep melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Cikarang pada 1989–1992 dan SMAN 1 Lemahabang pada 1992–1995.
Selain menjalani profesi sebagai dokter, Asep aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan profesi.
Ia tercatat menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) untuk periode 2023–2027. Asep juga menjadi anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk periode 2004–2029 serta Dewan Penasihat Asklin Kabupaten Bekasi untuk periode 2014–2029.
Di bidang kemasyarakatan, Asep menjabat sebagai bendahara Forum Komunikasi Ulama dan Tokoh Masyarakat periode 2024–2029. Ia juga tercatat sebagai Wakil Bendahara Pemuda Pancasila untuk periode 2006–2029.
Perjalanan Politik Asep Surya Atmaja hingga Jadi Bupati Bekasi
Karier politik Asep Surya Atmaja dimulai melalui Partai Golkar. Pada Pemilu 2019, ia terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari daerah pemilihan Bekasi 6.
Selama menjadi anggota legislatif, Asep aktif di Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi yang bermitra dengan bidang pendidikan, ketenagakerjaan, sosial, dan kesehatan. Ia juga pernah dipercaya menjadi Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Bekasi.
Pada 2024, Asep bergabung dengan Partai Buruh setelah sebelumnya berkarier di Partai Golkar.
Dalam Pilkada Kabupaten Bekasi 2024, Partai Buruh bersama PDI-P mengusung Asep sebagai calon wakil bupati mendampingi Ade Kuswara Kunang.
Pasangan tersebut meraih 666.494 suara atau 45,68 persen dalam Pilkada Kabupaten Bekasi 2024. Hasil itu mengantarkan Asep menjadi Wakil Bupati Bekasi.
Setelah Ade Kuswara Kunang diberhentikan dari jabatannya menyusul kasus korupsi, Asep kemudian menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas bupati hingga akhirnya dilantik menjadi Bupati Bekasi definitif pada 23 Oktober 2026.
Dengan pelantikan tersebut, Asep bertugas melanjutkan roda pemerintahan Kabupaten Bekasi hingga akhir periode jabatan 2025–2030.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
