Indonesia Masih Impor 59,57% BBM, Elektrifikasi Bus Dinilai Bisa Jadi Solusi

Wahab Firmansyah
ITDP menilai elektrifikasi bus dapat mengurangi ketergantungan Indonesia pada BBM impor. Foto/Istimewa

Elektrifikasi Bus Bisa Hemat Jutaan Liter BBM

Gonggomtua kembali menekankan bahwa elektrifikasi bus selama ini lebih sering ditempatkan sebagai bagian dari agenda pengurangan emisi.

Padahal, elektrifikasi juga berkaitan dengan ketahanan energi, khususnya karena Indonesia masih memiliki ketergantungan tinggi terhadap BBM impor.

Berdasarkan data yang disampaikan ITDP, Indonesia mengimpor 59,57 persen dari total konsumsi BBM tahunannya pada 2024.

Sementara itu, elektrifikasi Transjakarta diperkirakan dapat menghemat sekitar 120 juta liter BBM per tahun.

Angka tersebut menunjukkan elektrifikasi bus tidak hanya berpotensi menekan emisi, tetapi juga mengurangi kebutuhan BBM untuk operasional transportasi publik.

Potensi penghematan dapat semakin besar apabila penggunaan bus listrik diperluas ke berbagai kota di Indonesia. Studi ITDP mengidentifikasi 11 kota yang siap memulai elektrifikasi bus. Hal ini menunjukkan pengembangan transportasi berbasis bus listrik tidak hanya dapat dilakukan di Jakarta, tetapi juga berpotensi diterapkan di kota-kota lainnya.

Berdasarkan kajian ITDP Indonesia, kebutuhan insentif produksi untuk menyetarakan harga bus listrik dengan bus diesel diperkirakan setara dengan 11,5 persen dari anggaran subsidi BBM nasional.

Perbandingan tersebut menunjukkan dukungan terhadap elektrifikasi bus juga dapat ditempatkan sebagai bagian dari kebijakan energi. Pasalnya, bus listrik memiliki kebutuhan BBM yang lebih rendah dalam operasionalnya.

“Kalau kita ingin memperkuat ketahanan energi, kita juga perlu melihat transportasi publik sebagai bagian dari solusinya. Elektrifikasi bus dapat mengurangi ketergantungan pada BBM sekaligus membuat sistem transportasi publik lebih efisien,” ungkapnya.

Editor : Wahab Firmansyah

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network