Begini Kata Analis soal Agunan Emiten Profitabel di Dunia Perbankan

Tim iNews Bekasi
Penggunaan saham sebagai jaminan kredit merupakan praktik yang lazim di dunia perbankan. Foto: Shutterstock

JARR juga mencatatkan kas dan setara kas sebesar Rp456,9 miliar. Sementara itu, rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio) sekitar 0,86 kali menunjukkan perbandingan antara utang dan ekuitas perseroan.

Adapun PGUN membukukan pendapatan sebesar Rp304,97 miliar dan laba bersih Rp44,51 miliar hingga semester I 2026. Meskipun labanya terkoreksi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, perseroan masih mencatatkan keuntungan.

PGUN juga memiliki total aset sebesar Rp2,42 triliun, liabilitas Rp502,55 miliar, dan ekuitas Rp1,92 triliun. Komposisi tersebut menunjukkan bahwa ekuitas perseroan jauh lebih besar daripada total liabilitasnya.

Data keuangan kedua perusahaan tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam menilai kualitas saham yang dijadikan agunan. Namun, kondisi keuangan emiten dan nilai pasarnya tetap perlu dianalisis bersama dengan ketentuan kredit, nilai pembiayaan, serta risiko perubahan harga saham.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network