Pemkab Bekasi Targetkan Perbaikan 100 Km Jalan Rusak pada 2027, 196 Km Masih Bermasalah

Ade Suhardi
Pemkab Bekasi menargetkan perbaikan 100 km jalan rusak pada 2027. Foto/Ilustrasi/Okezone

BEKASI, iNewsBekasi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menargetkan penanganan jalan rusak sepanjang 100 kilometer pada 2027. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur sekaligus mengurangi jumlah ruas jalan yang masih membutuhkan perbaikan di Kabupaten Bekasi.

Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengungkapkan, dari total panjang jalan di Kabupaten Bekasi yang mencapai sekitar 1.077 kilometer, masih terdapat kurang lebih 196 kilometer jalan yang membutuhkan penanganan.

Sementara itu, pada 2026, Pemkab Bekasi telah mengalokasikan pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 32,5 kilometer.

Asep berharap percepatan pembangunan infrastruktur tersebut dapat berjalan sesuai rencana. Dengan demikian, seluruh ruas jalan di Kabupaten Bekasi diharapkan sudah tertata dengan baik pada 2028.

"Dari total panjang jalan 1.077 kilometer, masih ada sekitar 196 kilometer yang menjadi pekerjaan rumah kita. Tahun ini kita kerjakan 32,5 kilometer, sehingga pada 2027 kita menargetkan penanganan sekitar 100 kilometer. Mudah-mudahan target ini bisa tercapai, sehingga pada 2028 seluruh jalan di Kabupaten Bekasi sudah tertata dengan baik," ujar Asep dikutip iNews Bekasi pada Kamis (5/11/2026).

Untuk merealisasikan target tersebut, Asep meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bersama para camat turun langsung memeriksa kondisi jalan di wilayah masing-masing.

Pendataan harus dilakukan secara menyeluruh dengan mengelompokkan tingkat kerusakan jalan, mulai dari kategori berat, sedang hingga ringan.

Menurut Asep, hasil pemetaan tersebut akan menjadi dasar pemerintah daerah dalam menentukan skala prioritas pembangunan. Dengan begitu, anggaran yang tersedia dapat dialokasikan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Saya minta dinas terkait bersama camat melihat langsung kondisi jalan di wilayah masing-masing. Mana yang rusak berat, sedang maupun ringan harus dipetakan, sehingga kita punya gambaran yang jelas untuk menentukan prioritas pembangunan," tegasnya.

Selain infrastruktur jalan, Pemkab Bekasi juga berencana mengevaluasi kondisi bangunan sekolah dan puskesmas. Evaluasi dilakukan untuk mengidentifikasi fasilitas pelayanan publik yang membutuhkan perbaikan.

Editor : Wahab Firmansyah

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network