Terpisah, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, Henry Lincoln mengatakan, peninjauan lapangan merupakan tindak lanjut arahan pimpinan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan.
Di Kecamatan Babelan, sejumlah pekerjaan infrastruktur turut menjadi perhatian. Beberapa di antaranya pembangunan jalan di wilayah Buni Bakti dan Ujung Jaya, serta pengerjaan drainase di kawasan Pangkalan dan Pulo Timaha.
Henry menjelaskan, pembangunan dan peningkatan jalan yang ditangani SDABMBK pada tahun anggaran 2026 mencapai 32,5 kilometer.
Hingga saat ini, progres fisik pekerjaan tercatat sekitar 32 persen. Sementara itu, realisasi keuangan masih berada di kisaran 9 persen.
Menurut Henry, perbedaan capaian tersebut dipengaruhi mekanisme pembayaran proyek yang tidak menggunakan uang muka maupun pembayaran termin.
Pencairan anggaran dilakukan setelah pekerjaan memenuhi persyaratan teknis, termasuk pengujian laboratorium selama 28 hari untuk konstruksi beton.
"Memang penyerapan keuangan kita masih tertinggal karena tahun ini tidak ada uang muka maupun pembayaran termin. Namun, sejumlah pekerjaan fisik sudah selesai dan sebagian lainnya tinggal menunggu hasil pengujian laboratorium. Kami tetap optimistis realisasi penyerapan anggaran bisa mencapai di atas 90 persen pada akhir tahun," ungkap Henry.
Selain mempercepat pembangunan jalan, Pemkab Bekasi juga melanjutkan program normalisasi sungai sebagai salah satu upaya mengantisipasi banjir.
Henry menyebutkan, progres fisik pekerjaan normalisasi sungai saat ini telah mencapai lebih dari 60 persen.
Dua aliran sungai yang menjadi prioritas penanganan yakni Sungai Cikarang Bekasi Laut (CBL) dan Sungai Cikarang.
Meski demikian, pelaksanaan normalisasi masih menghadapi kendala berupa keberadaan bangunan liar di sejumlah titik bantaran sungai.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, SDABMBK Kabupaten Bekasi telah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar penanganan bangunan liar dapat segera dilakukan.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Satpol PP agar penanganannya bisa segera dilaksanakan, sehingga pekerjaan normalisasi dapat berjalan lebih efektif dan hasilnya lebih tertata," pungkasnya.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
