Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kecam DPRD Kota Bekasi yang Ingin Kunker ke Luar Negeri, PSI: Tak Punya Empati
Advertisement . Scroll to see content

4 Anggota DPR Meninggal Terpapar Covid-19, Kunker Dihentikan

Kamis, 03 Februari 2022 | 11:12 WIB
  • author Felldy Utama
4 Anggota DPR Meninggal Terpapar Covid-19, Kunker Dihentikan
4 anggota DPR meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Pimpinan DPR pun telah memberikan arahan agar anggota dewan tidak melakukan kunjungan kerja (Kunker).(foto: okezone)

JAKARTA,iNews.id- 4 anggota DPR meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Pimpinan DPR pun telah memberikan arahan agar anggota dewan tidak melakukan kegiatan kunjungan kerja (Kunker) terlebih dahulu. 

Sebagai informasi, di Gedung DPR RI saat ini, sudah empat alat kelengkapan dewan (AKD) DPR yakni, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Komisi I, Komisi III dan ruang para Wakil Ketua DPR di lantai 4 Gedung Nusantara 3, menghentikan sementara kegiatan fisiknya atau lockdown akibat banyak anggota dewan dan staf yang terpapar Covid-19. 

Bahkan, ada 4 orang di Komisi V DPR yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19, sehingga rapat akan digelar sepenuhnya virtual. 

"Jadi sekarang ini tentu kita akan perketat terus. Berkaitan dengan kegiatan Kunker-kunker, oleh pimpinan DPR juga akan diperketat, bahkan sementara akan dilakukan stop dulu," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar pada Rabu (2/2/2022).

Kendati demikian, kata dia, keputusan soal dihentikannya sementara kegiatan kunker anggota dewan ini akan diputuskan dalam rapat badan musyawarah (Bamus) DPR RI yang akan menyertakan pimpinan DPR dan perwakilan dari setiap fraksi partai politik di DPR. 

Indra menyampaikan bahwa arahan pimpinan DPR ini sebagai bentuk pengendalian kegiatan kedewanan dalam rangka mengantisipasi penularan virus Covid-19. "Satu dua hari ini lagi (akan digelar Bamus)," ujarnya.


 

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut