Keluarga Cemas, Pegawai KKP dari Bekasi Tumpangi Pesawat ATR 42-500 yang Hilang Kontak
Istri Ferry, Meyla Eskaria Putri, mengungkapkan percakapan terakhir dengan suaminya sebelum keberangkatan. Ferry sempat melakukan panggilan video singkat dengan keluarga.
“Cuma sempat video call. Dia cuma pesan ke anak-anak, ‘makan yang banyak’,” ujar Meyla dengan suara bergetar.
Ferry meninggalkan dua anak laki-laki, masing-masing berusia 13 dan 11 tahun, yang kini menanti kepulangan sang ayah. Pesan singkat tersebut menjadi komunikasi terakhir Ferry dengan keluarganya.
Selain Ferry, terdapat dua pegawai KKP lainnya di dalam pesawat tersebut, yakni Deden Mulyana selaku pengelola barang milik negara dan Yoga Naufal yang bertugas sebagai operator udara.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan, ketiga pegawai KKP tersebut tengah menjalankan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui patroli udara.
“Mereka melaksanakan fungsi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di wilayah pengelolaan perikanan Negara Republik Indonesia,” ujar Trenggono dalam konferensi pers di Kantor KKP, Sabtu (17/1) malam.
Berdasarkan laporan terakhir yang diterima KKP dari Basarnas Makassar pada Sabtu (17/1/2026) pukul 19.20 WIB, pesawat ATR 42-500 beserta awak dan penumpang masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Editor : Wahab Firmansyah