Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Putra Sulung Ahok Laporkan Balik Ayu Thalia, Terkait Pencemaran Nama Baik
Advertisement . Scroll to see content

Sungguh Memilikuan! Ditemukan Sampah Popok Berserakan di Pantai Badur Sumenep

Selasa, 07 September 2021 | 20:11 WIB
  • author Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Sungguh Memilikuan! Ditemukan Sampah Popok Berserakan di Pantai Badur Sumenep
Sungguh Memilikuan! Ditemukan Sampah Popok Berserakan di Pantai Badur Sumenep (Foto: Intagram/@wearesumenep).

MADURA, iNews.id - Terlihat sampah popok bayi menghiasi sepanjang pesisir Pantai Badur, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. 

Kini membuat pemandangan di kawasan pantai menjadi tidak seindah semestinya, dimana akibat berseraknya sampah popok bayi di persisir pantai.

Potret pemandangan pesisir Pantai Badur yang amat memilikuan tersebut diunggah oleh akun instagram @wearesumenep. 

Dalam foto terlihat tampak sampah popok bayi yang berada di sepanjang pesisir pantai tercecer begitu saja, pengunjung mana yang tidak memikirkan dampak dari perbuatannya ini. 

Diduga, sampah tersebut disebabkan budaya buruk masyarakat yang masih membuang sampah di sungai dan pantai.

Padahal, berdasarkan sejumlah penelitian, selain mencemari lingkungan yang sulit terurai, sampah popok juga merusak ekosistem sungai dan laut.

Sejak terunggahnya foto tersebut pun mendapatkan berbagai tanggapan dari netizen.

"Diapers bayi itu dibakar saja. Jangan dibuang ke laut/sungai. Dampaknya besar buat alam. Dan hanya MITOS yang bilang diapers ga boleh dibakar," tulis komentar dari akun @blonteng

"Sungguh mengenaskan," tulis komentar dari akun @reyy_sajah

"Sedih banget kalo dulu banyak terdampar itu ubur2 yang udah mati, sekarang hemmmm," tulis komentar lainnya dari akun @vivi_alfisyahrin

Editor: Fatiha Eros Perdana

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut