Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : SBY Rilis Video Musik Save Our World, Bendum Demokrat: Ini Bukan Sekedar Isu, tapi Panggilan Nurani
Advertisement . Scroll to see content

SBY Ingatkan Ancaman Perang Dunia III, Serukan Langkah Darurat PBB

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:25 WIB
  • author Felldy Aslya Utama
SBY Ingatkan Ancaman Perang Dunia III, Serukan Langkah Darurat PBB
Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Foto/Istimewa

JAKARTA, iNewsBekasi.id- Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengungkapkan kekhawatiran mendalam terhadap dinamika global yang kian memanas. Ia menilai kondisi dunia saat ini mengarah pada potensi terjadinya Perang Dunia III jika tidak segera dicegah.

“Sangat mungkin Perang Dunia Ketiga terjadi. Meskipun, saya tetap percaya hal yang sangat mengerikan ini bisa dicegah,” kata SBY melalui akun X pribadinya @SBYudhoyono, dikutip Selasa (20/1/2026).

SBY menjelaskan, situasi global saat ini memiliki banyak kesamaan dengan kondisi dunia menjelang pecahnya Perang Dunia I (1914–1918) dan Perang Dunia II (1939–1945). Kesamaan tersebut terlihat dari munculnya pemimpin-pemimpin kuat yang cenderung agresif, terbentuknya blok atau persekutuan negara yang saling berhadapan, serta pembangunan kekuatan militer secara besar-besaran.

Selain itu, menurut SBY, kondisi geopolitik global saat ini juga ditandai dengan meningkatnya ketegangan antarnegara, termasuk persiapan ekonomi dan mesin perang yang masif.

“Secara pribadi saya berdoa kepada Tuhan, semoga mimpi buruk terjadinya perang dunia disertai penggunaan senjata nuklir itu tidak terjadi,” katanya.

SBY mengingatkan, berbagai studi menunjukkan bahwa jika perang dunia benar-benar terjadi, terlebih dengan penggunaan senjata nuklir, maka kehancuran global tidak bisa dihindari. Korban jiwa diperkirakan bisa mencapai lebih dari 5 miliar manusia, bahkan berpotensi menghapus peradaban dan harapan umat manusia.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut