Tekan Emisi dan Hemat Energi, Kawasan Industri di Cikarang Ubah Pola Operasional
CIKARANG, iNewsBekasi.id - Di tengah meningkatnya tekanan global terhadap isu perubahan iklim, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) memperkuat langkah menuju operasional kawasan industri yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Pengembang kawasan perkotaan Lippo Cikarang Cosmopolis ini menegaskan komitmennya dalam menekan emisi karbon melalui efisiensi energi dan pengawasan lingkungan yang ketat mulai dari penggunaan listrik dan bahan bakar minyak yang masih bergantung pada energi fosil.
Karena itu, perusahaan mengadopsi sejumlah strategi untuk mendorong penggunaan energi yang lebih bijak, sekaligus meningkatkan kesadaran perilaku ramah lingkungan di lingkungan industri di Kabupaten Bekasi.
“Sebagai pengelola kawasan, kami melakukan pemantauan lingkungan secara berkala dan terukur,” kata Deputy COO LPCK, Lukas Budi Setiawan dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/1/2026).
LPCK secara rutin melakukan uji kualitas udara ambien di area industri setiap enam bulan sekali. Hasil pengujian tersebut dilaporkan kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi dan Jawa Barat melalui Laporan RKL-RPL.
Tak hanya berfokus pada operasional internal, LPCK memperketat pengawasan terhadap tenant industri, terutama yang menggunakan batu bara sebagai sumber energi. Pemantauan dilakukan untuk memastikan pengendalian emisi berjalan sesuai regulasi pemerintah dan kawasan.
“Jika ditemukan pelanggaran, LPCK mengambil langkah persuasif dengan memberikan peringatan serta mendorong tenant melakukan perbaikan. Kami rutin menggelar sosialisasi pengendalian emisi guna kepatuhan para pelaku industri,” ungkapnya.
Di sisi operasional, efisiensi energi diterapkan secara menyeluruh. Pada pengolahan air limbah, LPCK mengoptimalkan sistem aliran gravitasi untuk menekan penggunaan pompa listrik.
Sementara, kata dia, pada pengolahan air bersih, perusahaan mengurangi intensitas proses backwash, mengoperasikan instalasi di luar jam beban puncak, serta memantau konsumsi listrik secara berkala.
Sepanjang 2024, LPCK telah merealisasikan berbagai langkah konkret, mulai dari penggantian sistem kontrol motor pompa, penggunaan lampu LED untuk penerangan jalan umum dan perkantoran, hingga penerapan kebijakan penghematan listrik.
Efisiensi juga dilakukan pada sektor transportasi operasional guna menekan konsumsi bahan bakar, penyediaan tandon air untuk mengurangi ketergantungan pada pompa elektrik, serta penonaktifan sambungan listrik yang sudah tidak difungsikan.
Melalui langkah-langkah tersebut, LPCK menegaskan posisinya dalam mendorong kawasan industri yang tidak hanya kompetitif secara ekonomi, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Ke depan, perusahaan menyatakan akan terus memperkuat kolaborasi dengan tenant dan pemangku kepentingan guna menciptakan ekosistem industri yang berkelanjutan di tengah tantangan krisis iklim global.
Editor : Abdullah M Surjaya