Gairahkan Ekonomi Lokal, Zona Komersial Terintegrasi Siap Manjakan Penghuni Rumah Cuma Ada di Sini
PURWAKARTA, iNews.id - Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta resmi menghadirkan kawasan perumahan berharga mulai Rp98 juta dengan fasilitas yang sudah berfungsi sejak tahap awal pembangunan.
HWB Purwakarta mengusung konsep hunian hidup dan produktif. Selain legalitas Sertifikat Hak Milik (SHM), pengembang menawarkan skema pembiayaan hingga 20 tahun dengan cicilan mulai Rp600 ribuan per bulan, menyasar pekerja dan masyarakat produktif.
Sebagai penguat fungsi sosial kawasan, HWB Purwakarta meresmikan Masjid Tajug Istimewa Nusantara pada Jumat (30/1). Masjid seluas sekitar 240 meter persegi dengan kapasitas 150 jamaah itu dihadirkan sebagai pusat ibadah sekaligus ruang aktivitas sosial warga.
Peresmian masjid dihadiri Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, jajaran pemerintah kecamatan dan desa, tokoh agama, serta manajemen HWB Purwakarta. Kehadiran fasilitas ibadah sejak awal dinilai menjadi elemen penting dalam membangun kualitas hidup dan kohesi sosial kawasan.
Tak hanya aspek sosial, HWB Purwakarta juga menyiapkan Zona Komersial Terintegrasi Griya Niaga di jantung kawasan. Area bisnis berupa ruko tiga lantai ini dirancang menghadap boulevard utama selebar 16 meter, dengan sistem listrik bawah tanah dan akses lalu lintas kawasan.
Griya Niaga diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi warga sekaligus menarik minat investor. Kehadiran zona usaha ini diharapkan menciptakan ekosistem hunian yang berkelanjutan, di mana tempat tinggal dan aktivitas ekonomi tumbuh beriringan.
Aktivitas kawasan berjalan rutin. Setiap hari tersedia bazar kuliner dan pasar malam, sementara akhir pekan diisi live music dan pesta kembang api. Beragam kegiatan komunitas seperti senam, lomba anak, hingga fun bike turut menjadikan HWB sebagai destinasi baru warga Purwakarta.
Pada tahap awal pemasaran, HWB Purwakarta menawarkan diskon hingga 32 persen dengan booking fee mulai Rp750 ribu. Manajemen menyebut Grand Launching akan digelar pada 14 Februari 2026, yang disebut sebagai kesempatan terakhir mendapatkan harga perdana.
Dengan kombinasi hunian terjangkau, fasilitas aktif, ruang ibadah, dan pusat niaga, HWB Purwakarta mencoba mematahkan stigma perumahan murah sebagai kawasan pasif, sekaligus menawarkan nilai jangka panjang bagi penghuninya.
Editor : Abdullah M Surjaya