get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Gerebek Gudang Obat Keras Ilegal di Tambun Selatan, 1 Orang Ditangkap

Detik-detik Pedagang Es Cincau Tewas saat Jualan di Bekasi, Terekam CCTV

Senin, 09 Februari 2026 | 07:09 WIB
header img
Detik-detik pedagang es cincau terjatuh dan meninggal di Kota Bekasi terekam CCTV. Foto: tangkapan layar

BEKASI, iNewsBekasi.id – Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik seorang pedagang es cincau keliling terjatuh dan meninggal dunia di Kota Bekasi menjadi viral di media sosial. Peristiwa memilukan itu terjadi ketika korban tengah menjalani aktivitasnya mencari nafkah, tepat di Jalan Irigasi Quarta Tiga, Perumahan Irigasi Danita, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat (6/2/2026). 

Korban diduga mengalami kelelahan berat yang berujung pada serangan jantung mendadak saat berjualan.

Berdasarkan rekaman CCTV milik warga, korban terlihat mendorong gerobak dagangannya seperti hari-hari biasa. Namun, beberapa saat kemudian langkahnya terhenti. Tubuh korban oleng sebelum akhirnya ambruk dan terkapar di atas aspal.

Warga yang menyaksikan kejadian itu segera mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan. Rencananya, korban hendak dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun, upaya tersebut tidak sempat dilakukan karena korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Salah satu warga setempat, Ika mengatakan bahwa korban sudah lama dikenal sebagai pedagang keliling di lingkungan perumahan tersebut.

“Kejadiannya sore kemarin pas lagi dagang keliling. Tiba-tiba jatuh terkapar, warga langsung ramai menolong, tapi ternyata sudah meninggal di tempat,” ujarnya, Minggu (8/2/2026).

Rekan korban, Didi mengaku terkejut dengan kepergian sahabatnya itu. Menurutnya, selama ini korban dikenal rajin dan tidak pernah mengeluh sakit parah. Setelah kejadian, pengurus RT/RW setempat langsung menghubungi pihak Kepolisian Polsek Rawa Lumbu. 

Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

"Dari hasil olah TKP, tidak ditemukan bekas luka atau tanda kekerasan. Jenazah kemudian kami evakuasi ke RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi," tulis keterangan petugas di lapangan. 

Pihak keluarga korban telah mendatangi rumah sakit dan membuat surat pernyataan menolak autopsi. Kini, jasad pedagang es cincau tersebut telah dibawa oleh pihak keluarga ke kampung halamannya untuk dimakamkan di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Editor : Tedy Ahmad

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut